Berita

otto hasibuan/net

Hukum

Peradi: Jangan Lagi Permainkan Aturan dalam Penjaringan Calon Penegak Hukum

RABU, 15 OKTOBER 2014 | 02:17 WIB | LAPORAN:

Perlu dilakukan perubahan pola perekrutan di semua lini demi menghasilkan aparat penegak hukum yang jujur dan berintegritas. Jika itu dilakukan, masyarakat tak lagi merasa rugi dalam mencari keadilan.

"Para calon penegak hukum ini kan berasal dari berbagai macam universitas dengan beragam kebiasaan masing-masing. Maka diperlukan teori konsistensi dalam pola perekrutan mereka baik di kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan organisasi advokat," kata Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Otto Hasibuan, usai menerima gelar profesor kehormatan dari Universitas Jayabaya, Jakarta, Selasa (14/10).

Penegak hukum, lanjut Otto, harus konsisten dengan semua produk hukum yang ada di Indonesia. Tidak boleh mempermainkan aturan dalam penjaringan calon penegak hukum. Contohnya adalah di Peradi sendiri yang menekankan "Zero KKN" dalam meluluskan calon advokat dalam ujian.


Yang terjadi selama ini adalah banyak kultur pribadi mengalahkan peraturan organisasi. Itulah yang mendorong terjadinya praktik curang melibatkan advokat dengan para penegak hukum lainnya, seperti makelar kasus yang masih marak di Indonesia.

"Praktik semacam ini harus sudah mulai dihilangkan dengan cara melakukan perubahan kultur penegakan hukum sehingga masyarakat bisa merasa diayomi oleh aparat penegak hukum. Mereka yang mencari keadilan sudah tidak lagi was-was akan dipermainkan oleh advokat nakal," jelasnya.

Sebagai petinggi organisasi advokat, Otto mengatakan sejatinya advokat memiliki dua kontrak yaitu kontrak publik dan kontrak privat. Di satu sisi advokat harus mengedepankan hukum agar tegak sesuai rule of law. Tapi di sisi lain harus juga membela kepentingan kliennya secara profesional. Advokat diminta mampu berkata jujur pada proses hukum meski mengetahui posisi kliennya bersalah.

"Sebagai penegak hukum tentu advokat harus begitu. Tapi sebagai advokat yang terikat kontrak privat dengan kliennya, hal itu tidak mungkin karena ada kewajiban advokat menjaga kerahasiaan klien," terangnya.

Peningkatan kualitas advokat juga harus dilakukan. Sehingga jika ada advokat yang melanggar akan segera diberi sanksi. Advokat tidak hanya cukup pintar, tetapi juga jujur demi pencari keadilan.

"Ketika jaksa dan hakim mewakili negara maka advokat hadir sebagai pembela yang independen," tandas Otto. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya