Berita

yandri susanto/net

Politik

Parlemen Dikuasai Oposisi Harus Disyukuri Rakyat

SABTU, 11 OKTOBER 2014 | 09:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebenarnya, kondisi politik hari ini harus disyukuri karena baru di era ini terjadi parlemen yang tidak mengekor pada pemerintahan. Koalisi Merah Putih yang mayoritas di parlemen dan berkomitmen tetap di luar pemerintahan, menjamin tidak ada niat menjegal program pemerintah yang pro rakyat.

Kondisi saat ini berbeda dengan zaman Orde Baru, yang di mana ada tiga partai politik namun selalu ada di bawah "ketiak presiden". Di tiga masa presiden era reformasi pun (Gus Dur, Megawati dan SBY) hampir seluruh kekuatan parlemen merupakan elemen pendukung pemerintah.

"Hari ini, antara pemerintah dan parlemen ada kekuatan seimbang. Menurut saya tidak perlu dirisaukan atau gaduh. Ini ada hikmahnya karena pemerintah mendatang akan sungguh-sungguh bekerja akibat ada pengawasan yang melekat," terang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR RI, Yandri Susanto, dalam diskusi "Bukan Parlemen Biasa" di Cikini, Jakarta, Sabtu (11/10).


Mantan Ketua Umum Barisan Muda PAN ini mengatakan, dengan situasi politik ini makan pemerintah pun tidak bisa main-main kongkalikong dengan parlemen. Kekuatan parlemen adalah wajah parlemen yang diidamkan rakyat selama ini.

"Masyarakat tak perlu ragu, Jokowi dan pemerintah pun tidak perlu ragu. Koalisi Merah Putih tak ada sedikitpun niat menjegal program kerakyatan. Jangan mau diadu domba media asing, karena parlemen dan pemerintah punya cita-cita ujungnya kesejahteraan rakyat," tegasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya