Berita

KHATIBUL UMAM WIRANU/net

Politik

Khatibul Umam: Impeachment Presiden Bukan Hal Mustahil

KAMIS, 09 OKTOBER 2014 | 11:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Desain ketatanegaraan Indonesia pasca reformasi berdiri di atas kombinasi presidensialisme dengan multipartisme.

Anggota Fraksi DPR RI dari Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu mengatakan sitem itu secara teoritik mustahil dilaksanakan dengan baik.

Polarisasi dua kekuatan di parlemen yang tercermin dalam pemilihan pimpinan DPR RI dan MPR RI merupakan konsekuensi dari sistem presidensial multipartai. Saat ini, komposisi pimpinan DPR dan MPR dikuasai oleh Koalisi Merah Putih (KMP).


Sebelumnya, mantan Wakil Ketua Komisi II mengungkapkan, kekalahan koalisi Jokowi-JK dalam UU MD3, UU Pilkada, Pemilihan Pimpinan DPR dan MPR merupakan contoh paling nyata yang diakibatkan oleh sistem presidensialime multipartai. Ia pun mengusulkan MPR periode ini perlu mendorong amandemen kelima UUD 1945 untuk menyempurnakan konstitusi kita yang masih banyak lubang kekurangannya. (Baca: Demokrat: MPR Perlu Mendorong Amandemen Kelima UUD 1945)

Lalu apakah formasi politik di parlemen seperti saat ini memungkinkan impeachment presiden? Khatibul menerangkan, impeachment presiden dalam konstitusi sekarang memang merupakan hal yang sulit dilakukan, tetapi bukan hal yang mustahil dan ditabukan dalam konstitusi.

"Karena konstitusi juga memberi ruang seperti itu," ujar Khatibul dalam keterangan tertulisnya kepada , Kamis (9/10). [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya