Berita

M Qodari/net

Politik

Sah-sah Saja Hashim Investigasi Jokowi

KAMIS, 09 OKTOBER 2014 | 06:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Penyataan Hashim Djojohadikusumo yang sesumbar akan menggunakan kekuatannya di Koalisi Merah Putih (KMP) untuk menghambat pemerintahan Jokowi, bisa memunculkan kelompok di masyarakat. Untuk yang setuju dengan Adik kandung Prabowo Subianto akan menyebut langkah tersebut bagus, karena bisa membersihkan negeri ini dari korupsi. Sedang untuk yang tidak sejutu penolakan dan kecaman ke Hashim.

Pengamat politik M Qodari menyatakan, kalau mau mengusut suatu kasus, yang dilakukan Hashim sah-sah saja. (Baca: Adik Prabowo Mau Investigasi Jokowi)

“Memberikan informasi ke aparah hukum atas suatu kasus boleh-boleh saja. Apalagi sekarang kan ada yang disebut whistleblower,” ucapnya, Kamis (9/10).


Namun, Qodari menyatakankan Hashim tidak perlu membuat pernyataan setajam itu. Sebab, pernyataan itu bisa memunculkan anggapan bahwa Hashim dendam karena kakaknya dikalahkan Jokowi di pilpres lalu.

“Kalau benar-benar mau ikut investigasi, buat lembaga saja seperti ICW. Namanya bisa Government Wahct atau apa. Itu kan lebih konstruktif dan jauh dari anggapan ada dendam pribadi,” tandasnya.

Sebelumnya, PDIP kaget bukan kepalang mendengar penyataan Hashim tersebut. Jubir PDIP Eva Kusuma Sundari menilai, pernyataan itu keluar karena Hashim kurang paham dengan fungsi DPR. (Baca: PDIP: Hashim Tak Paham Fungsi Parlemen). [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya