Berita

Saleh P Daulay/net

Politik

Saleh Daulay: KMP Akhirnya Membuktikan Militansi dan Soliditasnya

RABU, 08 OKTOBER 2014 | 14:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Koalisi Merah Putih (KMP) secara umum tentu bersyukur karena mampu menghantarkan paket Zulkifli Hasan sebagai pimpinan MPR RI. Walau sebelumnya banyak diragukan, KMP akhirnya membuktikan militansi dan soliditasnya. Ini sekaligus jawaban terhadap prediksi dan analisa yang selama ini berkembang.

"Prediksi dan analisa kan sangat beragam. Paling banyak, ya yang meragukan. Karena itu, KMP sudah menjawab keraguan itu dengan kerja keras dan cerdas. Alhamdulillah berhasil," kata Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay kepada RMOL, Rabu (8/10) .

Secara khusus, PAN sangat bergembira dapat mendermakan salah seorang kader terbaiknya untuk diperjuangkan menjadi ketua MPR RI bersama partai-partai anggota KMP. Ini mengingatkan kita semua atas perjuangan yang sama 15 tahun lalu ketika Amien Rais berhasil menjadi Ketua MPR RI periode 1999-2004. Kesempatan ini insya Allah akan dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia.


"Kami sangat berterima kasih pada pimpinan partai-partai anggota KMP yang akhirnya menugaskan Zulkifli Hasan untuk menjadi ketua dalam paket pimpinan MPR yang ditawarkan. Kami juga mendoakan agar tugas-tugas memimpin MPR RI dapat berjalan lancar dan membanggakan semua pihak," ujar Saleh.

Betul, sebelumnya ada beberapa versi komposisi pimpinan MPR RI yang diusung oleh KMP. Namun, pada detik-detik terakhir, ada perubahan mendasar terutama pada posisi ketua. Setelah melalui berbagai pertimbangan, posisi ketua yang sebelumnya dipercayakan kepada kader PD, akhirnya direlakan untuk kader PAN.

"Ini adalah indikasi bahwa jajaran pimpinan partai-partai anggota KMP lebih memikirkan dan mengedepankan pemikiran strategis ketimbang memperebutkan posisi dan jabatan yang terkadang terkesan pragmatis. Lihatlah, misalnya, keikhlasan PD untuk mendorong kader PAN menjadi ketua. Begitu juga Golkar, Gerindra, dan PKS yang selalu siap menerima berbagai tawaran konfigurasi komposisi pimpinan. Bahkan, gerindra dengan sangat rela tidak masuk dalam komposisi pimpinan. Semua saling merelakan, semua saling mengikhlaskan. Menurut saya, ini adalah kunci keberhasilan KMP dalam pertarungan yang berlangsung tadi malam hingga pagi hari ini," ungkap Anggota Fraksi PAN ini.

Paket pimpinan dengan menetapkan Zulkifli Hasan sebagai ketua justru diperoleh setelah forum konsultasi lintas fraksi selesai. Penentuannya betul-betul pada menit terakhir. Namun karena melihat komposisi yang ditawarkan sangat baik, anggota KMP yang ada di paripurna pun tidak ada yang mempersoalkan. Bahkan banyak yang memuji kekuatan komposisi tersebut.

"Dalam pemaparan visi-misinya,  Zulkifli Hasan pun mengakui hal itu. Dia mengatakan tidak pernah bermimpi untuk menjadi ketua MPR. Namun karena ditugaskan, meski pada saat detik-detik terakhir, dia harus bersedia. Terbukti, alhamdulillah menang," terang Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Saleh menambahkan, semua pihak diharapkan dapat menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Sudah saatnya, pandangan-pandangan positif dan kritik konstruktif yang dikedepankan. Dengan begitu, ketegangan politik yang terjadi di senayan dapat diredam secara perlahan-lahan. Target akhirnya adalah terbangun hubungan komunikasi harmonis antara legislatif di parlemen dengan eksekutif di pemerintahan. KMP menyadari bahwa hal itu sangat perlu bagi upaya memaksimalkan dan mempercepat roda pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya