Berita

Kisah Gunung Padang akan Difilmkan Hollywood

RABU, 08 OKTOBER 2014 | 12:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Besar kemungkinan kisah situs megalitikum Gunung Padang akan diangkat ke layar lebar oleh industri film Hollywood.

Produsen film Star Wars, Prometheus Entertainment, tampaknya tertarik menggunakan sketsa situs Gunung Padang yang digambar Pon Purajatnika, salah seorang peneliti Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM).

Prometheus Entertainment adalah  produsen film dokumenter, juga program televisi non-fiksi dan produk-produk spesial lainnya. Produksi filmnya dapat ditonton misalnya di channel A&E, E!, WEtv, Travel Channel, Bravo, Animal Planet, Lucasfilm Ltd., National Geographic Channel, AMC, dan Warner Bros.


Sementara film terkenal yang mereka produksi dan mencuri banyak perhatian antara lain adalah The Girls Next Door, Kendra, dan The Curse of Oak Island.

Selain Star Wars, film fiksi mereka lainnya adalah Ancient Aliens, America’s Book of Secret, Food Paradise.

“Melalui surat elektronik, Promotheus Entertainment lewat penelitinya Beth Moody, tertarik dengan sketsa imaginer Gunung Padang yang dibuat tim peneliti TTRM Pak Pon S. Purajatnika,” ujar Chaedar Saleh, salah seorang arsitek yang memperkuat TTRM.

“Untuk itu mereka selain ingin berkomunkasi juga sekalgus menanyakan license atas sketsa imaginer yang mendunia tersebut,” sambungnya.

Setengah tahun lalu, jurnalis Graham Hancock yang terkenal dengan karyanya Fingerprint of God, mengaku tidak menyangka dalam waktu kurang dari tiga jam sketsa imaginer gunung Padang terebut ditandai like lebih dari 250 ribu orang.

“Tim Arsitektur Gunung Padang sedang mempertimbangkan minat perusahaan rumah produksi tersebut dan akan membicarakan pada tim secara keseluruhan,” masih kata Chaedar.

Disebutkan dalam keterangan yang diterima redaksi, jika tidak mengganggu jalannya riset besar kemungkinan akan mengizinkan produser Ancient Alient tersebut untuk menggunakan sketsa karya Pon Purajatnika.

Pada bagian akhir disebutkan, setelah lapisan pertama yang tampak seperto seperti Machu Pichu, sketsa imaginer lapisan dua ini menjadi spesial karena hampir saja dapat dibuktikan oleh TTRM. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya