Berita

jokowi-jk/net

Politik

Koalisi Indonesia Hebat Jadi Korban dari Strateginya Sendiri

SELASA, 07 OKTOBER 2014 | 14:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mau dibolak-balik bagaimanapun, konstelasi di Parlemen tidak akan membuat Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mampu mengimbangi dominasi Koalisi Merah Putih (KMP) dalam menentukan pimpinan DPR dan MPR.

Demikan disampaikan ilmuwan politik, Muhammad AS Hikam, dalam opini yang ditulisnya d halaman facebook pribadinya. Menurut dia, KMP di DPR RI sudah jelas melakukan sapu bersih posisi pimpinan, yang kemudian nanti akan dilanjutkan dengan mengambil posisi Ketua badan-badan kelengkapan DPR.

"Di MPR, kendati sekarang masih belum diputuskan, KMP saya yakin juga akan menyapu bersih pimpinan MPR melalui paket yang diajukannya. Unsur DPD memang akan diakomodasi, karena hal itu merupakan aturan yang baku," terangnya.


Dia menilai, upaya KIH agar Oesman Sapta Odang (Oso) yang adalah wakil dari DPD RI menjadi Ketua MPR, kemungkinan besar akan kandas.

"KIH menjadi korban dari strategi yang digelarnya sendiri. Saya sepakat dengan Hajriyanto Y. Tohari, mantan Wakil Ketua MPR sebelumnya, yang mengatakan bahwa kekalahan PDIP Cs di Parlemen adalah karena terlalu pede dan inkonsitensi," jelasnya. (Baca juga: Hajriyanto: PDIP dan Jokowi Kalah Terus karena Terlalu 'Pede' dan Inkonsisten)

Kepercayaan diri PDIP yang berlebihan, dengan tidak mau mengakomodasi parpol-parpol KMP yang potensial dalam Kabinet, akhirnya harus dibayar mahal dengan kehilangan sekutu di Parlemen.

Apalagi dengan manuver Partai Demokrat yang kini semakin nyata memihak KMP. Demokrat yang sudah kebagian posisi Wakil Ketua DPR belum tentu akan puas. Bisa jadi malah ingin mengajukan anggotanya menjadi Ketua MPR. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya