Berita

khaki jumpsuit yang dinilai mirip seragam tentara wanita kurdi/dailymail

Dunia

Diprotes, H&M Minta Maaf Koleksi Terbarunya Mirip Seragam Tentara Kurdi

SELASA, 07 OKTOBER 2014 | 11:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brand fashion ternama H&M meminta maaf setelah salah satu model koleksi pakaian terbarunya mendapat protes karena dinilai menyerupai seragam yang dikenakan oleh tentara wanita Kurdi.

Brand asal Stockholm, Swedia itu diketahui merilis koleksi terbaru Autumn/Winter pada bulan ini. Salah satu di antara koleksi terbarunya adalah pakain dengan model khaki jumpsuit berwarna hijau zaitun. Dalam publikasi video dan foto, pakaian seharga 14,99 poundsterling itu dipadukan dengan sebatu boot dan sabuk di bagian pinggang.

Namun pakaian tersebut diprotes oleh sejumlah warga Kurdi melalui sosial media yang menilai pakaian itu memiliki kemiripan dengan seragam Kurdish People's Protection Units (YPG) yang ikut ambil bagian dalam mempertahankan kota strategis Kobani di wilayah perbatasan Suriah-Turki dari kelompok militan ISIS.


Menyusul protes, pihak H&M meminta maaf dan menyebut bahwa kesamaan yang muncul hanyalah suatu kebetulan.

"Kami sangat minta maaf bila kami menginggung siapapun dengan hal ini," kata pejabat pers global H&M Ida Ståhlnacke dalam sebuah pernyataan.

Ia menyebut, pakaian tersebut merupakan salah satu bentuk tren dan mode terbaru yang dirangkum dari permintaan para pelanggan.

"Musim lalu kita melihat adanya peningkatan permintaan pada jumpsuit dan oleh karena itu saat ini kami menawarkan jumpsuit dalam berbagai warna dan bahan seperti denim biru dan merah tua," jelasnya.

"Jumpsuit dibuat dengan bahan yang ringan dan nyaman serta merupakan bagian dari koleksi yang di antaranya adalah pakaian khaki jumpsuit hijau yang juga merupakan salah satu warna trendi musim ini," sambungnya dikutip Daily Mail (6/10). [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya