Berita

ilustrasi militan isis/net

Dunia

Bantu Perangi ISIS, PM Australia Berharap Pasukannya Bisa Segera Masuk Irak

SELASA, 07 OKTOBER 2014 | 10:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Australia Tony Abbott berharap dapat segera mengirimkan pasukan khususnya ke Irak demi membantu koalisi internasional memerangi ISIS, segera setelah hambatan-hambatan legal teratasi.

"Pasukan kami siap pergi. Kami tengah menyelesaikan dokumentasi legal," kata Abbott (Selasa, 7/10).

Namun ia belum bisa memastikan kapan tepatnya pasukan-pasukan itu akan dikerahkan.


"Saya berharap bisa selesai dengan cepat karena itu adalah misi yang sangat penting di mana pasukan kami akan mulai memberikan nasihat dan membantu angkatan bersenjata Irak," sambungnya dikutip ABC news.

Pekan lalu, sejumlah jet tempur F/A-18F Super Hornet milik Australia telah menjalankan misi pertamanya sejak ada persetujuan kabinet. Namun sejauh ini belum ada basis kelompok ISIS yang bisa dijadikan sasaran.

Selain pengerahan pesawat tempur, kabinet Australia juga menyetujui pengerahan sekitar 200 kekuatan darat, termasuk pasukan khusus untuk memberikan saran dan membantu pasukan keamanan Irak. Australia membatasi untuk tidak mengerahkan pasukan di pertempuran darat.

Namun Abbott tidak merinci soal hambatan legal apa saja yang masih harus diselesaikan.

"Kami telah menulis kepada Irak. Irak telah membalas surat kami dan kami sekarang perlu mempertimbangkan tanggapan mereka," kata Abbott.

Perlu diketahui, Australia merupakan salah satu negara dari puluhan negara Eropa dan Timur Tengah lainnya termasuk Kanada yang telah bergabung dengan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan ISIS di Irak dan Suriah. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya