Berita

Peter Kassig/net

Orang Tua Sandera ISIS Terbaru Rilis Surat Sang Anak

SENIN, 06 OKTOBER 2014 | 13:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Keluarga korban penyaderaan seorang pekerja bantuan asal Amerika Serikat oleh militan ISIS di Suriah, Peter Kassig merilis surat yang sempat dikirimkan Kassig.

Dalam surat yang diterima keluarga 2 Juni lalu, Kassig menyebut bahwa dirinya takut meninggal dengan menyisakan sakit dan kepedihan bagi keluarga.

"Jika saya mati, saya pikir setidaknya kamu dan saya bisa berada dalam perlindungan dan kenyamanan dan mengetahui bahwa saya pergi sebagai akibat dari upaya untuk meringankan penderitaan dan membantu mereka yang membutuhkan," kata Kassig dalam surat yang dibacakan orang tuanya, Ed dan Paula Kassig.


"Dalam iman saya, saya berdoa setiap hari dan saya tidak marah dalam situasi saat ini," sambungnya seperti dikabarkan BBC (Senin, 6/10).

Perlu diketahui, Kassig merupakan sandera yang muncul dalam video eksekusi seorang pekerja bantuan asal Inggris Alan Henning yang dirilis akhir pekan lalu. Dalam video tersebut, usai mengeksekusi Henning, militan ISIS mengancam akan melakukan aksi serupa kepada Kassig bila Amerika Serikat tak juga menghentikan serangan udara yang dipimpinnya untuk menggempur basis ISIS di Irak dan Suriah.

Video itu sendiri merupakan video eksekusi keempat yang dirilis ISIS setelah sebelumnya korban-korbannya adalah wartawan Amerika Serikat James Foley, Steven Sotloff, dan seorang pekerja bantuan asal Inggris David Haines.

Dalam setiap videonya, ISIS menyebut bahwa eksekusi yang dilakukannya merupakan dampak langsung dari serangan udara yang dilakukan oleh sejumlah negara dalam koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat terhadap ISIS.

Orang tua Kassig menyebut, alasan mengapa mereka merilis surat tersebut adalah agar dunia dapat mengetahui mengapa banyak orang yang peduli padanya.

Kassig diculik ketika tengah memberikan bantuan bagi warga Suriah melalui organisasi bantuan yang didirikannya, SERA tahun lalu. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya