Berita

istimewa

Dunia

Ratusan WNI Gelar Shalat Idul Adha di Tokyo

MINGGU, 05 OKTOBER 2014 | 11:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan warga muslim Indonesia yang tinggal di Jepang, khususnya yang bermukim di Tokyo, menggelar Shalat Idul Adha 1435H pagi ini (Minggu, 5/10) di Gedung Sekolah RI di Tokyo (SRIT).

Turut hadir pula dalam barisan jamaah Shalat Ied tersebut Duta Besar RI untuk Jepang, Dr. Yusron Ihza Mahendra bersama segenap pejabat KBRI Tokyo dan BUMN.

Sholat Idul Adha di Balai SRIT ini dilakukan dalam dua gelombang yaitu pukul 07.30 dan 09.00 waktu setempat. Hujan yang mengguyur Kota Tokyo mengharuskan Shalat dilaksanakan dalam sport hall. Beruntungarus keluar masuk jamaah bisa diatur sedemikian rupa sehingga kelancaran dan kekhusukan shalat sesuai dengan yang diharapkan.


Ustadz Amir Faishol Fath yang ditunjuk sebagai pengkhutbah menekankan bahwa Hari Raya Idul Adha adalah hari deklarasi kehambaan di mana setiap muslim siap berkurban kepada Allah tanpa ada sedikitpun keberatan.

"Sebagai muslim yang taat kita sadar semua harta yang dimiliki di dunia ini hanyalah milik Allah semata dan akan dikembalikan kelak kepada-Nya. Hal ini dicontohkan oleh ketaatan Nabi Ibrahim saat diuji oleh Allah SWT untuk mengkurbankan putra kesayangannya," begitu kutipan khutbah Ustadz Amir sebagaimana keterangan tertulis dari Kedutaan Besar RI di Tokyo yang diterima redaksi (Minggu, 5/10).

Walaupun Tokyo diguyur hujan cukup lebat namun hal tersebut tidak menyurutkan niat warga muslim Indonesia untuk melaksanakan shalat Idul Adha dan sekaligus bersilahturahmi dengan seluruh warga Indonesia lainnya. Kesempatan ini juga dimanfaatkan pula oleh warga Indonesia untuk membahas kelanjutan rencana pembangunan masjid Indonesia di Meguro Tokyo dan prospek kerjasama penyediaan makanan halal bagi warga muslim di Jepang.

Kegiatan Shalat Idul Adha ini terselenggara dengan baik berkat kerjasama erat antara KBRI Tokyo, KMII dan BUMN Tokyo. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya