Berita

lofven/net

Dunia

AS Tak Terima PM Baru Swedia Akui Negara Palestina

SABTU, 04 OKTOBER 2014 | 20:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pidato Pelantikan Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven di hadapan parlemen pada Jumat (3/10) menuai penilaian yang berbeda dari Amerika Serikat dan Palestina.

Pasalnya, dalam pidato itu sang perdana menteri baru secara mengejutkan mengeluarkan pernyataan mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

"Penyelesaian atas konflik Israel-Palestina memerlukan pengakuan bersama dan kemauan untuk hidup berdampingan secara damai. Oleh karena itu, Swedia akan mengakui negara Palestina,” begitu kutipan pidato Lofven sebagaimana dikutip Voanews (Sabtu, 4/10).


Sontak pernyataan positif PM Lovfen ini mendapat sambutan baik dari Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki, yang kemudian mendesak negara-negara Eropa Barat lain agar mengikuti langkah Swedia tersebut.

Namun di sisi lain, pihak Amerika Serikat tidak terima dengan pengakuan negara anggota Uni Eropa itu. Melalui jurubicara Departemen Luar Negeri Jen Psaki, AS menyebut pengakuan pemerintah baru Swedia atas negara Palestina sebagai hal yang prematur.

"Amerika juga mendukung status Palestina sebagai negara, tetapi hal itu hanya dapat terjadi melalui hasil perundingan oleh kedua pihak. Baik Israel dan Palestina harus menjadi pihak yang menyepakati persyaratan tentang bagaimana mereka hidup di dua negara itu pada masa depan," tukas Psaki. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya