Berita

dpr:net

Politik

Adian Ngeluh, Ceu Popong Dua Kali Lupa Tutup Rapat

SABTU, 04 OKTOBER 2014 | 19:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengungkapkan bahwa dalam rapat konsultasi antara pimpinan kelompok partai di DPR RI lalu terjadi kesalahan fatal, yaitu terkait dengan sah tidaknya rapat paripurna kedua DPR RI, yang berlangsung hingga Kamis (2/10) dinihari.

Adian mencatat pimpinan sidang Popong Otje Djundjunan atau yang lebih dikenal Ceu Popong dua kali meninggalkan rapat konsultasi tanpa menutup rapat.

Kejadian itu terjadi saat Ceu Popong bersama Ade Rezki yang bertindak sebagai pimpinan DPR sementara itu meninggalkan rapat konsultasi secara terburu-buru usai mengetuk palu pengesahan sembilan agenda rapat paripurna. Keduanya pergi tanpa sebelumnya menutup rapat konsultasi


"Di tengah teriakan interupsi peserta Rapat, tiba-tiba Ibu Popong berbicara 'diputuskan bahwa agenda rapat paripurna terdiri dari 9 Agenda' kemudian  palu diketok tanpa merinci apa yang disepakati dan Ibu Popong berdiri keluar dari ruang rapat tanpa ketokan palu penutup rapat," ujar Adian dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Sabtu, 4/10).

Berdasarkan catatan Adian, insiden keluar tanpa menutup rapat ini bukan hanya sekali terjadi. Sekitar satu jam sebelumnya, di tengah desakan peserta sidang untuk melakukan paripurna, Ceu Popong justru turun dari turun dari kursi pimpinan dan melangkah ke pintu keluar. Beruntung saat itu langkah istri Otje Djundjunan itu terhambat karena beberapa orang menghampirinya dan mengingatkan bahwa Rapat belum ditutup.

Setelah diingatkan, lanjut Adian, politisi senior Golkar itu hanya berkata "Oh belum ditutup ya?" Lalu terdiam sejenak dan kembali lagi ke kursi pimpinan.

"Jadi dari dalam rapat Konsultasi itu, Ibu Popong dua kali turun dari kursi pimpinan dan menutup rapat tanpa penutupan resmi. Kenapa demikian? Apakah semua itu bagian dari rekayasa atau bukan yang pasti memang menyedihkan, tapi itu faktanya," tandas Sekjen Aktivis 98 itu. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya