Berita

dato sri thahir:net

Pertahanan

Kapuspen: Pak Tahir Tidak Perlu "Dibekingi" TNI

SABTU, 04 OKTOBER 2014 | 16:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Fuad Basya, membantah ketakutan banyak pihak terhadap pengangkatan konglomerat Dato Sri Tahir sebagai penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam bidang kesejahteraan prajurit.

Fuad menegaskan tidak akan ada balas jasa TNI terhadap pengusaha kakap menantu dari taipan Mochtar Riady tersebut.

"Yang akan diberikan Pak Tahir adalah rumah dinas untuk aset negara, bukan aset perorangan anggota TNI," terang Fuad kepada wartawan di sela gladi bersih HUT TNI di Mako Koarmatim, Surabaya, Sabtu (4/10).


Dia menekankan bahwa TNI tidak akan menerima bantuan berupa uang tetapi barang-barang berupa perumahan untuk anggota.

"Hanya dibangunkan rumah lalu jadi aset negara," tegasnya.

Dia membantah akan ada balas jasa antara Tahir dan TNI, misalnya berupa perlindungan bisnis.

"TNI mau kasih apa ke Pak Tahir. TNI tidak punya duit. TNI tidak main di ranah hukum. Kalau dia punya kasus hukum kan ke polisi atau jaksa," tegasnya.

"Pak Tahir pernah bilang, dia sebagai warga negara yang mencari nafkah bisa berhasil dan melebihi rekan-rekan lain. Dia bisa begitu karena negara ini aman, salah satunya karena peran TNI," tambah Fuad.

Yang akan dilakukan Tahir selaku penasihat Panglima TNI adalah mendatangi daerah-daerah dan memberi masukan untuk pembangunan perumahan prajurit.

"Dia di samping sebagai pemberi saran, tapi juga memberi solusi. Tidak perlu TNI bekingi dia. Selama ini Pak Tahir aman-aman saja kok," ujar Kapuspen. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya