Berita

angela merkel/net

Dunia

Kanselir Jerman dan Presiden Rusia Bahas Ukraina Lewat Telepon

KAMIS, 02 OKTOBER 2014 | 16:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanselir Jerman Angela Merkel menekankan bahwa Rusia memiliki kewajiban untuk melunakkan kelompok separatis pro-Rusia di Ukraina.

Hal itu disampaikan Merkel kepada Presiden Rusia Vladmir Putin dalam percakapan telepon (Rabu, 1/10).

"Kanselir Jerman menekankan tanggung jawab Rusia harus mengerahkan pengaruh moderat separatis pro-Rusia. Ia mengatakan gencatan senjata dinegosiasikan perlu akhirnya dihormati secara keseluruhan," kata juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.


Ia menyebut, para pemimpin dunia telah menyatakan keprihatinan bahwa walaupun gencatan senjata telah dijalankan, namun kekerasan masih terjadi di Ukraina setiap hari.

Sementara itu Rusia dalam sebuah pernyataan menyebut, dalam percakapan telepon yang diprakarsai oleh Jerman, kedua pemimpin negara membahas soal pentingnya penarikan senjata berat oleh kedua belah pihak yang bertempur.

"Vladimir Putin menekankan perlunya pencegahan lebih lanjut atas serangan kepada warga sipil oleh subdivisi Ukraina di tenggara Ukraina," kata pernyataan dari Kremlin.

Dalam percakapan tersebut, Merkel juga dikabarkan menyebut bahwa perbatasan antara Ukraina dan Rusia perlu dipantau dan Organisation for Security and Cooperation in Europe (OSCE) memiliki peran utama terkait hal tersebut.

Merkel menyebut, Jerman akan terus memberikan dukungan bagi misi OSCE di Ukraina. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya