Berita

kampanye stop ebola/net

Dunia

Save the Children: Lima Kasus Ebola Baru Muncul Setiap Jamnya di Sierra Leone

KAMIS, 02 OKTOBER 2014 | 11:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan amal Save the Children memperingatkan, setidaknya ada lima kasus Ebola baru setiap jamnya di Siera Leone menyusul cepatnya penyebaran virus tersebut. Dengan demikian, tuntutan pelayanan medis di negara tersebut tinggi melebihi pasokan yang ada.

Save the Children melansir laporan yang menyebut, ada setidaknya 765 kasus Ebola baru yang di laporkan negara tersebut. Sedangkan tempat tidur di fasilitas perawatan medis yang tersedia hanya sekitar 327 buah.

Penyebaran Ebola yang begitu cepat di Sierra Leone, menurut badan itu, telah mencapai tingkat yang menakutkan. Karena setiap minggunya jumlah kasus terus menerus meningkat.


Belum lagi kasus-kasus yang tidak dilaporkan jumlahnya juga diperkirakan tinggi, karena tak terhitung jumlah anak-anak yang meninggal di rumah atau di jalan-jalan akibat Ebola.

"Kita menghadapi prospek menakutkan dari epidemi yang menyebar seperti api di seluruh Sierra Leone, dengan jumlah kasus baru dua kali lipat setiap tiga minggu," kata direktur Save the Children untuk Sierra Leone, Rob MacGillivray dikutip BBC.

Karena itu ia menyerukan bantuan masif dari masyarakat internasional untuk mengulurkan tangan membantu penanganan wabah tersebut di Sierra Leone dan negara-negara Afrika Barat lainnya yang juga terkena dampak parah wabah.

Sebelumnya, Inggris telah mengatakan akan memberikan bantuan berupa pembangunan fasilitas medis baru yang mampu menampung 700 tempat tidur perawatan baru di Sierra Leone. Namun hal itu tidak dapat segera dibangun dalam hitungan minggu, setidaknya dalam beberapa bulan.

Sierra Leone diketahui merupakan salah satu negara dari tiga negara Afrika Barat yang terkena dampak terparah Ebola, selain Liberia dan Guinea. Secara keseluruhan ada sekitar 7.178 kasus Ebola yang telah tercatat di tiga negara itu dan telah ada setidaknya 3.338 kematian atas kasus tersebut. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya