Berita

Salah satu singa yang dipindahkan dari kebun binatang Gaza ke Yordania/net

Dunia

Tiga Singa Korban Selamat Konflik Dipindahkan dari Gaza ke Yordania via Israel

RABU, 01 OKTOBER 2014 | 15:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiga ekor singa yang mengalami trauma akibat konflik tiba di Israel pada Selasa (30/9) setelah dipindah dari Gaza untuk kemudian dipindahkan ke Yordania.

Tiga singa tersebut berhasil selamat setelah kebun binatang yang dihuninya di Gaza luluh lantah terkena serangan selama 50 hari yang dilakukan oleh Israel yang berakhir dengan perjanjian gencatan senjata pada 26 Agustus lalu.

Demi menyelamatkan para singa, dokter hewan Austria dari kelompok kesejahteraan hewan internasional Four Paws memindahkan ketiganya dari kebun binatang Al-Bisan di Jalur Gaza ke kebun binatang di Amman dengan memperoleh izin khusus untuk melewati Israel.


Kata Amir Khalil dari Four Paws menyebut bahwa para singa yang diselamatkan terdiri dari dua ekor jantan dan seekor betina.

"Para hewas stress, mengalami kekerasan dan takut akan sedikit pergerakan," katanya.

"Hewan-hewan itu sangat sensitif dan ledakan bom memberikan dampak yang kuat pada mereka," sambungnya.

Sebelumnya kebun binatang Al-Bisan diketahui memiliki empat ekota singa yang terdiri dari dua ekor jantan dan dua ekor betina. Namun seekor singa betina tewas di tengah konflik.

Para singa terperangkap ketika konflik yang menelan lebih dari 2.140 warga Palestina itu terjadi. Mereka terkurung di dalam kandang sehingga tidak bisa melarikan diri.

Khalil menjelaskan, dokter hewan dari Four Paws telah merawat sejumlah hewan lainnya yang masih berada di kebun binatang Al-Bisan yang mengalami trauma dan kekurangan makanan serta air.

Pasca gencatan senjata, kebun binatang tersebut mulai kembali berbenah dan membangun kembali seluruh infrastruktur di dalamnya, termasuk kandang singa dengan harapan suatu hari para singa itu akan kembali.

Kebun bintang itu sendiri diketahui dibangun oleh pemerintahan kelompok Hamas pada tahun 2008 lalu. Daily Mail menyebut, para hewan-hewan koleksi di kebun binatang diselundupkan dari Mesir melalui terowongan bawah tanah yang dibangun. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya