Berita

ilustrasi/net

MISTERI TRANSJAKARTA

Penyidik Kejaksaan Agung Borong 16 Orang Saksi Kasus Transjakarta

SELASA, 30 SEPTEMBER 2014 | 20:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari ini Tim Penyidik Kejaksaan Agung telah memeriksa 16 orang saksi yang merupakan Anggota dari Tim Pendamping Pengendalian Teknis Pengadaan Bus  Transjakarta Paket I dan II di Dinas Perhubungan DKI Jakarta Tahun Anggaran 2012.

Awalnya, Tim Penyidik mengagendakan pemeriksaan 18 saksi. Namun saksi bernama H. Aminudin diketahui telah meninggal dunia, sedangkan saksi Sentot tidak hadir tanpa keterangan.

Demikian diterangkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Tony Spontana, dalam keterangan pers (Selasa, 30/9).


Mereka yang memenuhi panggilan adalah Kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Asyiansyah; Staf Unit Pelayanan Kas Kodya Jakarta Selatan pada Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Haryati; Pensiunan Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Tarto; dan Staf Subdit Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Rini Novianti.

Selanjutnya Kabid Perbendaharaan dan Kas Daerah Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Yani Suryani; Kasubdit Kas dan Bank Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Nanang Karnen; Kasub Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Juheri; Staf Seksi Penagihan Dinas Pelayanan Pajak Provinsi DKI Jakarta, Sefiar Recovery; dan Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Anton R Parura.

Kemudian, Kasubdin Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Samsudin; dari BPKP Perwakilan DKI Jakarta, Djatmiko Purnomo; Auditor Madya pada BPKP Pusat Deputi Bidang Akuntan Negara, Harapan Tampubolon; BPKP Perwakilan DKI Jakarta, Renny Anggraeni, BPKP Perwakilan DKI Jakarta, Michael Rolandi; Kabag Usaha Perhubungan Pariwisata dan Ketenagakerjaan Biro Perekonomian Propinsi DKI Jakarta, Hendratman dan Kasubbag Kelautan Biro Perekonomian Provinsi DKI Jakarta, Eric Haediwan.

Ke-16 orang saksi yang sebagian besar merupakan para petinggi Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta itu hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.00 WIB.

"Pemeriksaan pada pokoknya mengenai keberadaan para saksi selaku Tim Pendamping Pengendalian Teknis yang tidak pernah diketahui oleh para saksi tugas pokok dan fungsinya," tandas Tony. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya