Berita

benjamin netanyahu/net

Dunia

Dunia Sororti ISIS, PM Israel Provokasi Soal Iran dan Hamas

SELASA, 30 SEPTEMBER 2014 | 18:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah sorotan masyarakat internasional pada kelompok teror ISIS, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu justru memprovokasi soal ancaman yang ditimbulkan oleh Iran dan Hamas.

"Akankah anda membiarkan ISIS memperkaya uranium? Akankah anda membiarkan ISIS membangun reaktor air berat? Akankah anda membiarkan ISIS mengembangkan rudal balistik antar benua? Tentu saja anda tidak akan melakukan," kata Netanyahu di hadapan para delegasi PBB (Senin, 29/9).

Karena itu, kata Netanyahu, Iran juga seharusnya tidak dibiarkan melakukan hal itu.


"Sekali Iran memproduksi bom atom, seluruh pesona dan senyum akan menghilang tiba-tiba. Mereka semua akan menghilang. Dan Ayatollah akan menunjukkan wajah asli mereka dan melepaskan fanatisme agresif mereka di seluruh dunia," sambungnya dikutip BBC.

Di sisi lain Netanyahu juga memuji upaya yang semakin meningkat untuk melawan kelompok militan ISIS. Ia bahkan menyebut bahwa ISIS dan Hamas berasal dari cabang pohon yang sama.

"Karena tujuan utama mereka adalah untuk mendominasi dunia. Sekarang ancaman yang mungkin tampak berlebihan bagi sebagian orang, karena mulai dari kecil, seperti kanker yang menyerang bagian tertentu dari tubuh. Tapi dibiarkan, kanker tumbuh semakin besar," kata Netanyahu.

"Untuk melindungi perdamaian dan keamanan dunia, kita harus menyingkirkan kanker ini sebelum terlalu terlambat," sambungnya.

Netanyahu bahkan membandingkan ISIS dengan Nazi pada masa Perang Dunia II yang mencari dominasi dunia.

"Nazi percaya pada ras. Kelompok Islam militan percaya pada iman utama," tandasnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya