Berita

priyo budi santoso/net

Priyo Seperti Kejatuhan Durian Runtuh Ketika Demokrat Walk Out

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 10:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, yang menjadi ketua sidang paripurna DPR untuk mengesahkan RUU Pilkada mengaku merasa "kejatuhan durian runtuh" ketika fraksi Partai Demokrat memilih untuk keluar dari ruangan sidang paripurna, Jumat dinihari (26/9).

"Kami sudah berikan kesempatan pada Demokrat, saya tak pernah prediksi. Sebagai orang Golkar saya bagaikan mendapat durian runtuh, sebagai pribadi saya tak pernah menyangka. Semua pimpinan DPR kaget Demokrat walk out, tapi itu hak politik," ujar Priyo dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (27/9)..

Padahal, Priyo pribadi menilai opsi "Pilkada Langsung dengan 10 perbaikan" yang diajukan Demokrat adalah sangat bagus. Masalahnya adalah, aspirasi Demokrat itu susah sekali mendapat persetujuan dalam forum lobi-lobi yang berlangsung selama lima jam lebih.


"Inilah konsekuensi pengambilan keputusan yang amat sulit. Saya sebagai pimpinan sidang ikuti semua, lobi amat alot. Dari 1,5 jam molor jadi 5 jam. Suasana di lobi tersebut tak kurang dari tegangnya sidang paripurna itu. Saya sendiri geleng kepala beberapa peserta lobi itu saling tuding," beber Priyo.

Menurut dia, saat lobi-lobi berjalan isu paling panas adalah opsi 10 syarat Demokrat, di samping opsi pertama yaitu Pilkada langsung dan opsi kedua adalah lewat DPRD. Yang jadi masalah adalah opsi Demokrat tidak bisa diterima sebagian besar fraksi.

"Ada yang usulkan dua opsi, ada yang minta opsi baru. Saya pun dari segi itu netral. Akhirnya karena Demokrat ingin opsi itu tetap lolos, karena tidak mufakat di lobi tersebut, opsi Demokrat akhirnya drop," tambahnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya