Berita

pray for mh370/net

Dunia

Proyeksi Gambar Area Pencarian Terbaru MH370 Dirilis

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 10:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tim pencarian pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu merilis rincian gambar proyeksi dasar laut yang menjadi area pencarian.

Tim yang dipimpin oleh Australian Transport Safety Bureau (ATSB) itu menggunakan sonar untuk memetakan area terbaru yang menjadi prioritas pencarian di bawah laut Samudera Hindia.

Di dalam proyeksi gambar yang pertama kali dirilis itu mencakup gambaran gunung berapi bawah laut sedalam 1.400 meter.


Setelah memproyeksikan gambar, tim kemudian akan mengerahkan dua atau tiga kapal bawah laut untuk secara detil mencari puing-puing pesawat yang hilang dengan 239 orang di dalamnya itu.

BBC pada Jumat (26/9) mengabarkan, area pencarian prioritas itu didasarkan pada satu-satunya bukti yang dimiliki oleh tim investigasi, yakni komunikasi singkat terakhir yang tertangkap antara pesawat Boeing yang hilang dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing itu dengan satelit.

Namun hal tersebut tidak secara langsung menunjukkan di mana lokasi pesawat terakhir kalinya sebelum menghilang. Karena itu, area pencarian prioritas mencakup wilayah perairan yang luas di Samudera Hindia, tepatnya mencakup 60 ribu kilometer persegi.

Kendati demikian, data tersebut tidak dirancang untuk mengambil puing pesawat, mengingat hasil yang muncul terlalu kasar. Namun demikian, Simon Boxall dari National Oceanography Centre menjelaskan bahwa data itu dapat menyediakan tampilan detil soal area bawah laut sehingga dapat memastikan tim pencari yang menggunakan kapal bawah laut tidak menabrak pegunungan bawah laut.

Hingga saat ini ada 26 negara yang bergabung untuk mencari pesawat berjenis Boeing 777 yang hilang tersebut. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya