Berita

perdana menteri inggris david cameron/net

Dunia

Parlemen Loloskan Langkah Inggris Gabung AS Serang ISIS di Irak

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 09:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Inggris meloloskan rancangan langkah terbaru untuk ikut bergabung dengan operasi serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat serta sekutunya di wilayah pendudukan ISIS di Irak.

Keputusan itu diambil oleh parlemen dalam pertemuan darurat yang digelar pada Jumat (26/9) pasca voting yang digelar. Hasil voting menunjukkan, mayoritas anggota parlemen menyetujui keputusan itu dengan perolehan suara 524-43.

Perdana Menteri Inggris David Cameron dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa Inggris memiliki kewajiban untuk mengambil bagian dalam upaya internasional melawan ISIS.


Pasalnya, kelompok yang menduduki wilayah Irak dan Suriah itu telah melancarkan serangan secara brutal. Setidaknya hal itu terlihat dari eksekusi seorang warga Inggris yang mereka lakukan dalam sebuah tayangan video serta ancaman untuk membuduh lebih banyak lagi.

"Ini bukan ancaman yang berada jauh di belahan dunia lainnya," kata Cameron di hadapan parlemen.

Karena itu ia menambahkan bahwa Inggris perlu bergabung dengan koalisi internasional yang saat ini dipimpin oleh Amerika Serikat untuk melawan ISIS. Ia juga menekankan, untuk memberantas ISIS bisa saja memakan waktu bukan hanya berbulan-bulan, bahkan bisa bertahun-tahun.

Diambilnya langkah terbaru nggris itu pun sekaligus menanggapu permintaan pemerintah Irak kepada masyarakat internasional untuk membantu melawan kelompok militan itu.

"Ini tugas kita untuk mengambil bagian," tegas Cameron dikutip CNN. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya