Berita

marwan jafar/net

Politik

PKB: Kami Sudah Tahu Demokrat Akan Bermanuver

SABTU, 27 SEPTEMBER 2014 | 08:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR RI sudah menduga sebelumnya akan ada manuver dari Fraksi Demokrat untuk menggagalkan mekanisme Pilkada Langsung dalam RUU Pilkada yang disahkan lewat pemungutan suara.

"Kami sudah tahu akan begini, feeling politik jalan juga. Kan sudah kelihatan di rapat konsultasi, mereka ajukan opsi sepuluh syarat itu. Begitu kami terima mestinya komunikasi berjalan baik, tapi kok tiba-tiba menjauh," ujar Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR, Marwan Jafar, kepada   di sela peluncuran buku karya As'ad Said Ali yang berjudul "Al Qaeda: Tinjauan Sosial-Politik, Ideologi dan Sepak Terjangnya", di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat malam (26/9).

Mengenai kecaman dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Demokrat atas sikap walk out anak buahnya di DPR RI, Marwan tidak mau ikut campur. Dia serahkan ke masyarakat untuk menilai apakah SBY sedang bersandiwara atau serius.


"Saya tidak tahu itu, urusan Demokrat. Saya tidak mau komentar, tapi silakan publik dan pers menilai," ungkapnya.

Selanjutnya, Marwan mempersilakan masyarakat mengajukan judicial review ke Mahkamah Konsstitusi terhadap UU Pilkada yang mengembalikan Pilkada ke DPRD.

"Semua warga negara berhak gugat ke MK," terangnya.

Sementara ini, partai politik yang mengawal opsi Pilkada Langsung masih mempertimbangkan apakah akan mengajukan gugatan ke MK atau tidak.

"Bisa saja yang setuju pilkada langsung, sedang kami pelajari. Kalau yang lain sudah banyak ajukan, tapi kami sendiri sedang pelajari. Dan kalau memungkinkan akan kami ajukan gugatan ke MK," tandasnya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya