Berita

aburizal bakrie/net

Politik

Aburizal Bakrie: KMP Akan Menolak Keras Jika Ada Orang yang Ingin Mengganti Pancasila

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2014 | 15:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Presidium Koalisi Merah Putih (KMP), Aburizal Bakrie, menegaskan, koalisi yang dibangun mereka adalah koalisi permanen yangs sudah dideklarasikan sejak 14 Juli di Tugu Proklamasi Jakarta.

"Banyak yang memperkirakan bahwa tujuan didirikannya koalisi ini hanya untuk menangkan pasangan Prabowo-Hatta. Padahal dari semua dokumen yang kita tandatangani, tidak ada satupun kata yang mengatakan koalisi ini untuk menangkan Prabowo dan Hatta sebagai presiden dan wakil presiden," ujar Aburizal Bakrie, saat memberikan pembekalan kepada Anggota DPR periode 2014-2014 dari Koalisi Merah Putih, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (26/9).

Dia tegaskan bahwa secara eksplisit ada empat hal tujuan didirikannya KMP. Pertama, KMP akan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.


"Ini satu hal pokok dan secara eksplisit kita katakan dalam mukadimah perjanjian koalisi itu," jelasnya.

Tujuan kedua, menegakkan Bhineka Tunggal Ika, negara menjamin kebebasan bagi warga negara untuk jalankan agama dan kepercayaannya masing-masing dengan tenang dan tenteram.

Ketiga adalah penegakan hak asasi manusia (HAM). KMP akan memperjuangkan negara menjamin tiap warga negara bebas menjalankan apa yang dipikirnya baik atau dikehendakinya atau tak dikehendakinya seusuai prinsip dalam HAM universal.

Dan keempat, KMP melakukan check and balances antara pemerintah dengan parlemen.

"Itu adalah arah saudara-saudara nanti dalam menjalankan tugas di parlemen.  Jika ada orang yang ingin membuat ideologi lain selain Pancasila sebagai dasar negara, saudara harus menolak dan bereaksi dengan keras," tegasnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya