Berita

Maj. Mariam Al Mansouri/net

Dunia

Pilot Tempur Cantik ini Pimpin Serangan ke Basis ISIS di Suriah

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2014 | 13:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uni Emirat Arab (UEA)utus seorang pilot pesawat tempur wanita untuk memimpin misi penyerangan bersama koalisi internasional yang dpimpin oleh Amerika Serikat ke wilayah Suriah demi meredam langkah kelompok militan ISIS sejak awal pekan ini. Pilot tempur wanita berhijab itu bernama Maj. Mariam Al Mansouri.

"Ia sangat memenuhi kualifikasi, terlatih dengan baik, pilot yang siap bertempur, dan ia memimpin misi," kata duta besar UEA bagi Amerika Serikat Yousef Al Otaiba (Kamis, 25/9).

UEA sendiri telah merapat dengan Amerika Serikat dan sejumlah negara Arab lainnya dalam misi terbaru serangan udara ke sejumlah wilayah di Suriah yang diduduki oleh ISIS.


Al Otaiba menegaskan, keterlibatannya negaranya dalam misi terbaru itu adalah untuk menunjukkan pada masyarakat dan muslim moderat bahwa ISIS adalah ancaman bersama.

"Ini bukan hanya ancaman bagi negara kita. Ini adalah ancaman bagi kehidupan kita," sambungnya.

Sementara sang pilot tempur wanita, Al Mansouri dalam sebuah wawancara khusus dengan CNN tahun ini menyebut bahwa dirinya ingin menjadi pilot pesawat tempur sejak duduk di bangku sekolah, namun ia harus bersabar karena pada saat itu wanita belum diijinkan menjadi pilot.

"Pada saat itu, pintu tidak terbuka bagi wanita untuk menjadi pilot. Jadi saya harus menunggu selama hampir 10 tahun sebelum keputusan itu diambil," jelasnya.

Ia menjelaskan, selama pelatihan dan penugasan menjaga negara tidak ada perbedaan antara pria dan wanita.

"Setiap orang bertanggungjawab mempertehankan negara mereka, pria ataupun wanita. Ketika waktunya tiba, setiap orang harus terlibat du dalamnya," tandasnya.

Perlu diketahui, misi penyerangan ke wilayah Suriah dimulai pekan ini setelah
sejak Agustus lalu Amerika Serikat memfokuskan serangan ke wilayah Irak yang diduduki ISIS. Tercatat setidaknya ada hampir 200 serangan yang dilancarkan di Irak.

Serangan yang diperluas ke Suriah menargetkan sejumlah titik, terutama di wilayah Raqqa yang telah diduduki oleh ISIS.

Dalam misi terbaru, setidaknya ada lima negara Arab yang mengambil bagian dalam serangan ke Suriah, yakni Uni Emirat Arab, Yordania, Bahrain, dan Qatar. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya