Berita

Pemerintahan Berkualitas Hasilkan Kesejahteraan

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2014 | 17:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian, Pengawasan Pembangunan  (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto menyatakan komitmen Indonesia menerapkan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan berkeadilan karena terbukti dapat membawa Indonesia kepada kesejahateraan.

Menurut dia, pembangunan bukan hanya terfokus kepada aspek fisik saja tapi juga pembangunan manusia. Indonesia juga disebut sudah menikmati hasil penerapan tata kelola pemerintahan yang berkualitas, demokratis, dan berkeadilan.

Dia memberi contoh, terpilihnya Jokowi dan Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden 2014 merupakan contoh hasil dari pelaksanaan pemilihan umum yang langsung, terbuka dan transparan.


“Indonesia juga memiliki stok pemimpin daerah yang berkualitas seperti Risma Trismaharini, Basuki Tjahaja Purnama, dan Abdul Kholiq Arif. Mereka merupakan hasil pembangunan manusia, yang salah satu bentuknya adalah pelaksanaan pemerintahan yang berkualitas,” kata Kuntoro.

Bupati Wonosobo Abdul Kholiq Arif mengatakan, penerapan pembangunan berkualitas di daerahnya telah membantu untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak, mengurangi kemiskinan dan mendorong terwujudnya toleransi antar kelompok masyarakat, termasuk perlindungan kelompok masyarakat.

“Berdasarkan pengalaman kami  yang merasakan manfaat dari penerapan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan berkeadilan bagi kepentingan masyarakat, kami mengharapkan hal tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu tujuan pembangunan global pasca MDGs”, tambah Kholiq.

Untuk diketahui, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat ini sedang melakukan pembahasan tahap akhir untuk menentukan agenda pembangunan global Pasca MDGs. Agenda pembangunan ini dimaksudkan sebagai kelanjutan pembangunan  global MDGs yang akan berakhir tahun depan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya