Berita

Poltak Sitanggang Calon Terkuat Menteri ESDM

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2014 | 00:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) perlu ekstra hati-hati memilih figur yang tepat Menteri ESDM. Jokowi perlu belajar dari penetapan Jero Wacik sebagai tersangka, karena kementerian ESDM memang dikenal ‘basah’ lantaran proyek-proyek kebanyakan dibayar bukan dengan rupiah, tapi dalam dolar.

Demikian disampaikan Pengamat Politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara, dalam keterangan pers yang diterima redaksi (Rabu, 24/9).

"Jangan lupa, sekitar 30 persen pendapatan negara berasal dari industri migas yang notabene berada di bawah komando dari Menteri ESDM. Belum lagi kepentingan dari negara-negara kaya, seperti Jepang, Cina, Amerika Serikat terhadap kekayaan sumber daya energi di Indonesia," papar dia.


Jokowi sendiri sudah memastikan kabinet mendatang berisi 34 kementerian. Pucuk pimpinan kementerian terdiri dari 18 profesional nonpartai dan 16 profesional partai politik. Jokowi juga menegaskan bahwa sejumlah kementerian strategis bakal dipimpin profesional nonpartai, salah satunya adalah Kementerian ESDM.

Jokowi juga telah menyampaikan beberapa karakteristik dan indikator lain bagi seorang kandidat menteri ESDM, yaitu bukan wajah lama, berusia muda, punya integritas tinggi, bersih dari KKN, dan berlatar belakang pengusaha. Beredar kabar tiga calon kuat yang sangat layak, yaitu M. Kurtubi, Karen Agustiawan, dan Poltak Sitanggang.

Terkait ketiga nama itu Igor memandang calon terkuat bakal menteri ESDM adalah Poltak Sitanggang. Sebab, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (Apemindo) itu yang dipersepsikan paling sedikit kekurangannya, dibandingkan Kurtubi dan Karen Agustiawan, apalagi dukungan luas juga datang dari almamaternya dan para alumni UGM.

"Dia berusia muda, sosok petarung, berlatar belakang pengusaha (professional) cocok dengan sejumlah kriteria yang diinginkan oleh Jokowi," pungkasnya.

Nama Poltak Sitanggang menurut polling dari komunitas mahasiswa Singapura yang dimuat dalam situs beranilawanmafia.com, menempati peringkat teratas sebagai sosok paling tepat di posisi kementerian ESDM pada Kabinet Jokowi-JK nanti. Sosok Poltak dianggap yang paling berani memberantas mafia migas di Indonesia," imbuhnya.

Sebelumnya, nama Poltak Sitanggang juga menempati posisi teratas sebagai calon Menteri ESDM di situs yang dikelola oleh para relawan Jokowi-JK: kabinetrakyat.org. Prestasi Poltak Sitanggang di dunia pertambangan adalah mengambil alih 44.000 Ha lahan Kontrak Karya Asing milik Rio Tinto sejak 1967 dan mampu memenangkannya di pengadilan.[dem]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya