Berita

Polling Kabinetrakyat.org Tembus 1 Juta Pengunjung, Najwa Shihab Lampaui Anies Baswedan

SELASA, 23 SEPTEMBER 2014 | 23:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Presiden terpilih Joko Widodo telah memastikan arsitektur kabinet yang akan dipimpinnya untuk lima tahun ke depan.

Dari 34 pos kementerian, 18 akan diisi oleh profesional murni non partai, sementara 16 pos kementerian lainnya akan diisi oleh profesional yang terafiliasi dengan parpol.

Arsitektur kabinet Jokowi tersebut sesuai dengan komposisi usulan kandidat di www.kabinetrakyat.org di mana jumlah profesional murni non partai yang diusulkan sebanyak 71 nama lebih banyak dibandingkan yang terafiliasi dengan parpol yang hanya 52 nama.


Menurut Koordinator Situs Kabinet Rakyat, M. Rahman, jika dibandingkan dengan polling lainnya maka sejauh ini www.kabinetrakyat.org telah berhasil mengumpulkan partisipasi terbesar dari segi jumlah pengunjung situs, pemilih polling dan terlengkap dengan tidak hanya mengusulkan porsi untuk 34 pos kementerian namun juga 8 lembaga negara setingkat departemen.

Memasuki hari ke 57, polling yang digelar oleh www.kabinetrakyat.org sendiri hingga Senin (22 September 2014) pukul 00.01 WIB  telah dikunjungi oleh lebih dari 1 juta kali, tepatnya 1.003.691 kunjungan.  214.018 akun menjatuhkan pilihannya pada para kandidat, partisipasi pengguna facebook mencapai 379.409 akun dan difollow 24.797 pengguna akun twitter, serta 27.048 email yang masuk ke admin kabinetrakyat.org mulai dari usulan nama, kriteria, arsitektur kabinet dan sebagainya.

Sejauh ini, sosok yang terkenal di tengah publik seperti Najwa Shihab mampu meraih hasil polling tertinggi di antara 123 kandidat lainnya. Najwa yang dicalonkan sebagai kandidat Menparekraf meraih 3.514 persetujuan melampaui raihan Anies Baswedan kandidat Menteri Pendidikan yang sebelumnya menempati posisi tertinggi.

Sementara nama Poltak Sitanggang, yang digadang-gadang sejumlah pengamat dan media sebagai kandidat kuat Menteri ESDM dalam bursa masih menempati polling tertinggi untuk pos Kementerian ESDM di www.kabinetrakyat.org.

"Angka-angka tersebut di atas menunjukkan kepercayaan publik yang tinggi bahwa polling yang kami gelar mampu merepresentasikan keinginan masyarakat secara luas terhadap susunan kabinet Jokowi-JK ke depan," klaim M. Rahman, dalam rilisnya.

Tingkat pemilih yang tinggi ini bahkan mendapatkan apresiasi langsung dari Jokowi dalam penyerahan hasil polling sementara di Balaikota DKI pada 4 September 2014 lalu. Tidak hanya itu sejumlah nama kandidat yang diusulkan oleh situs kabinetrakyat.org belakangan mencuat sebagai kandidat kuat versi sejumlah media dan pengamat. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya