Berita

ilustrasi/net

Hukum

HUT POLANTAS

Korps Lantas Harus Malu Kalau Punya Teknologi Canggih Tapi Kinerja Jelek

SENIN, 22 SEPTEMBER 2014 | 17:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari ulang tahun Korps Lalu Lintas Polri ke-59 yang jatuh hari ini (Senin, 22/9) seharusnya jadi momentum perubahan ke arah yang lebih profesional, khususnya bagi Korps Lalu Lintas  dan Polri pada umumnya.

Korps Lalu Lintas Polri jangan menutup mata dan telinga atas keluhan dan kekesalan masyarakat terhadap perilaku oknum anggota Polantas, yang hingga saat ini masih belum mengalami perubahan secara signifikan.
 
"Memasuki usia ke 59 tahun, Korps Lalu Lintas harus lebih dewasa, profesional, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta mendengar dan menindaklanjuti keluhan masyarakat," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, Senin (22/9).
 

 
Menurut Edison, seiring dengan kompleksnya permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan, Korps Lalu Lintas Polri harus meningkatkan kualitas, meningkatkan kesadaran bahwa insan Korps Lalu lintas adalah pelayan, pelindung dan pengayom sekaligus sebagai aparat penegak hukum. Hendaknya perubahan harus berorientasi pada peningkatan pelayanan baik itu operasional maupun administrasi registrasi dan identifikasi (Regident).
 
Sebenarnya teknologi yang dimiliki Korps Lalu Lintas seperti Traffic Management Center (TMC) sudah memadai. Namun, belum digunakan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Padahal, teknologi itu seharusnya digunakan sebagai pendorong semangat dan kinerja setiap anggota Polri dan Korps Lalu Lintas pada khususnya.

"Korps Lalu lintas seharusnya malu, karena  memiliki teknologi canggih tapi tidak disertai dengan kinerja yang baik," tegas Edison. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya