Berita

ilustrasi/net

Politik

Bintang: Golkar Daerah Siap Melawan ARB

SENIN, 22 SEPTEMBER 2014 | 11:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dalam perjalanan melakukan Safari Penegakan Konstitusi, Eksponen Ormas Tri Karya Golkar (EO-TKG) selalu mendapat sambutan hangat dari para pengurus Partai Golkar di daerah.

Hal itu diklaim oleh Koordinator Pusat EO-TKG, Zainal Bintang, dalam pernyataan pers yang diterima redaksi. Kelompok yang dikomando Bintang ini giat sekali mengkampanyekan penegakan konstitusi partai dengan cara melaksanakan Munas pada awal Oktober tahun ini. Kegiatan paling terakhir dan mendapat antusiasme pengurus Golkar daerah adalah diskusi publik dengan komunitas lintas media di Harmoni One Hotel, Batam, pada Rabu pekan lalu (17/9).

"Selalu ada sambutan hangat. Hanya saja, sifatnya, para pengurus daerah masih merupakan suara 'silent majority'. Mereka mengaku terus terang belum berani melawan secara terbuka ancaman ARB yang akan memecat kader Golkar yang mewacanakan Munas awal Oktober 2014," kata Bintang.


Memang banyak pengurus DPD I Golkar setuju melaksanakan Munas IX pada 2015, sesuai kebijakan DPP Golkar yang dikendalikan Ketua Umum Aburizal Bakrie (ARB). Tetapi, mereka menunggu saat yang tepat untuk melawan, yakni saat semua anggota legislator dari tingkat kabupaten sampai tingkat nasional sudah dilantik seluruhnya pada 1 Oktober mendatang.

"Alasannya, sesudah legislator itu dilantik, maka kekuasaan ARB sebagai Ketum sudah lemah untuk mengancam mereka. Itu sudah wilayah KPU," jelas Bintang. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya