Berita

Politik

Terbukti, Jokowi Tidak Konsisten

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2014 | 15:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Wakil Bendahara Umum DPP Golkar Bambang Soesatyo mengatakan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) telah melanggar janji karena akan menggunakan 34 menteri pada pemerintahannya mendatang.

"Pengingkaran ini mempertontonkan Jokowi seorang yang inkonsisten,"  kata Bamsoet, demikian ia disapa, dalam keterangannya (Minggu, 21/9).

Saat kampanye Pilpres, Jokowi secara terang-terangan menyebut akan merampingkan kabinet dari yang ada sekarang. Namun, kata Bamsoet, Jokowi saat ini justru mengcopy paste postur Kabinet Indonesia Bersatu-II yang gendut.


Jokowi juga telah mengingkari janji membangun koalisi ramping dan membangun koalisi tanpa syarat.  Sebelum mendaftarikan diri menjadi presiden, Jokowi berjanji tidak akan membagi kursi menteri kepada partai politik pengusungnya. Dia menyatakan tidak ada transaksi politik apa pun bagi partai yang ingin bergabung dalam dalam koalisi PDI Perjuangan untuk mengusung dirinya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Tapi kini dialokasikan 16 jabatan menteri untuk Parpol," sesal dia.
 
Sejak pencalonan hingga penetapannya sebagai presiden terpilih, kata dia, memang Jokowi sarat janji sehingga ekspektasi publik pun terbilang tinggi. Saat ini, ketika Jokowi merancang kabinet, publik pun ingin melihat realisasi janji-janji tersebut. Namun sayangnya, nyaris tak satu pun janji bisa diwujudkan Jokowi.

"Sebaliknya, yang tampak di permukaan justru inkonsistensi," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya