Berita

yenny wahid/net

Politik

The Wahid Institute Siap Cetak Rekor Perdamaian MURI

SABTU, 20 SEPTEMBER 2014 | 23:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hari Perdamaian Internasional yang jatuh setiap 21 September, hendaknya tidak hanya diperingati sebagai seruan menyuarakan perdamaian tapi lebih kepada seruan untuk berani mengambil langkah menghentikan segala bentuk kekerasan dan intoleransi.

Begitu kata Direktur The Wahid Institute Yenny Zannuba Wahid dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Sabtu, 20/9).

"Di hari perdamaian ini mari hentikan konflik, tindak kekerasan dan intoleransi. Paling tidak di hari ini," ujarnya.


Di matanya, pekerjaan terbesar sekarang ini adalah bagaimana merawat nilai dan tradisi lokal dan nilai-nilai universal agama. Seperti berpikir positif, terbuka, dan tidak mudah melakukan tindak kekerasan. Saat ini nilai dan sikap itu menghadapi tantangan serius di tengah kasus-kasus kekerasan berbasis agama dan terorisme. Tidak hanya di Indonesia, tantangan itu juga dialami bangsa-bangsa lain. Salah satunya fenomena kelompok Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) yang kini berubah nama menjadi Islamic State (IS).

Untuk itu, dalam perayaan Hari Perdamaian Internasional tahun ini, the Wahid Institute dan ratusan komunitas akan menggelar serangkaian event di car free day Jakarta besok (Minggu, 21/9). Acara akan digelar sepanjang patung Arjuna hingga Bundaran HI mulai pukul 06.30 sampai 11.00 WIB.

Event yang juga digelar demi memperingati hari ulang tahun ke-10 the Wahid Institute ini akan berusaha mencetak rekor MURI Perdamaian Indonesia. Di event ini, komunitas yang terlibat mencapai lebih dari 120 komunitas. Ada yang bergerak di isu sosial, agama, lingkungan, ekonomi, dan perdamaian.

Sedianya sejumlah tokoh agama, pemerintah, aktivis NGO, seniman, budayawan, dan masyarakat umum akan turut hadir dalam acara ini. Berbagai performance komunitas, flash mob, jalan santai dan pembubuhan tanda tangan perdamaian akan ditampilkan bersama sejumlah hiburan dari seret artis seperti Indra Bekti, Olga Lidya, Farhan, Ferry Salim, Sineas Indonesia, Stand Up Comedy, Soul ID, Adi Kla Porject, Besok Bubar, Drum Band Istana Yatim Nurul Mukhlisin Bekasi.

"Lewat perayaan yang akan dihadiri lebih dari 1000 orang ini, kita ingin menyampaikan pesan bahwa mayoritas bangsa ini damai sekaligus berani menyuarakan perdamaian," tandasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya