Berita

puan maharani/net

Politik

Puan Maharani: Bu Mega Masih Dibutuhkan Menuju Pemilu 2019

SABTU, 20 SEPTEMBER 2014 | 17:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Ketua Panitia Pelaksana Rakernas IV PDI Perjuangan, Puan Maharani, membenarkan bahwa ibu kandungnya, Megawati Soekarnoputri, sudah menyatakan kesediaan dipilih lagi sebagai ketua umum pada Kongres 2015 mendatang.

"Alhamdulilah, Bu Mega menyatakan kesiapannya apabila kemudian seluruh struktur 33 DPD yang mewakili seluruh DPC yang hadir di rakernas meminta Beliau (dipilih lagi) untuk kongres yang akan datang,” kata Puan di sela-sela Rakernas, di Marina Convention Center, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/9)

Puan menegaskan bahwa keputusan itu tidak akan ditetapkan dalam Rakernas karena bukan ajang untuk memilih ketua umum. Kongres merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi PDIP.


Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP itu menegaskan bahwa aspirasi dari 33 DPD itu akan ditampung dalam keputusan rakernas untuk dibawa ke kongres yang akan datang.

"Saya yakin bahwa nanti dalam kongres yang akan datang, bagaimana menuju jembatan emas (pemilu) 2019 memang bisa terjaga dengan adanya Bu Mega menjadi ketua umum," terang Puan, dikutip dari JPNN.

Tentang semangat regenerasi di internal PDIP yang jadi terbenam lagi akibat keputusan ini, Puan membantahnya. Puan menegaskan bahwa partainya sudah melakukan regenerasi dengan memunculkan kader-kader untuk menduduki posisi penting di eksekutif maupun legislatif. Salah satu contohnya adalah Joko Widodo yang sebentar lagi akan dilantik menjadi Presiden RI 2014-2019.

"Jadi, kaderisasi dan regenerasi tentu saja buat kami itu hal utama yang dilakukan dalam konsolidasi 10 tahunan ini. Kaitannya dengan ketum, masih ada sosok Ibu Mega yang menjadi perekat dan pemersatu di kami dan semua itu diputuskan sesuai mekanisme internal yang berlaku di PDIP," tambahnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya