Berita

anas urbaningrum

Hukum

Yang Benar, Anas Adalah Korban Penyesatan Opini!

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2014 | 19:14 WIB | LAPORAN:

Tidak benar Anas Urbaningrum membangun persepsi untuk membela diri. Yang benar, Anas adalah korban opini sejak tahun 2011. Opini itu, yakni menerima hadiah dari PT Adhi Karya yang merupakan penyedia jasa konstruksi proyek Hambalang.

Persepsi tersebut bahkan dibangun secara sistematis dan dalam waktu yang tidak singkat.

"(Persepsi) Dilakukan secara bertalu-talu dan bergelombang bahwa benar terdakwa (Anas) menerima gratifikasi Mobil Toyota Harrier dari PT Adhi Karya," kata Anas dalam pledoi (nota pembelaan) pribadi yang dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (18/9).


Anas menjelaskan, opini menerima gratifikasi tersebut dijadikan dasar penetapan dirinya sebagai tersangka untuk kemudian dibawa ke segala arah hingga perkara masuk persidangan. Padahal, sesungguhnya hal itu sama sekali jauh dari kebenaran.

"Ujungnya ada di dalam surat dakwaan bahwa sesuatu yang bukan gratifikasi dijadikan gratifikasi," demikian eks Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu.

Seperti diketahui, dalam pendahuluan surat tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa terdakwa Anas Urbaningrum dan penasehat hukumnya terjebak dalam membangun persepsi.

Padahal, perkara yang disidangkan adalah masalah hukum yang tidak dibangun dari asumsi atau persepsi.

Ketua Tim JPU, Yudi Kristiana mengatakan upaya membangun persepsi tersebut terlihat dari upaya intimidasi yang dilakukan oleh terdakwa dan penasehat hukumnya terhadap saksi Aan yang merupakan bekas sopir dari saksi Muhammad Nazaruddin. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya