Berita

foto: io9.com

Inilah Bangunan Kuno Lain yang Diduga Lebih Tua dari Piramida Zaman Nabi Musa

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2014 | 07:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selama bertahun-tahun arkeolog Israel bekerja keras berusaha memecahkankan misteri sebuah struktur bangunan sepanjang 150 meter di dekat Laut Galilee.

Selama ini sementara ilmuwan percaya bahwa bangunan yang berbentuk bulan sabit dengan lebar pondasi 20 meter dan ketinggian 7 meter itu adalah sisa dari sebuah tembok besar.

Namun penelitian terakhir yang dilakukan menemukan tanda-tanda bahwa bangunan itu didirikan antara tahun 3050 hingga 2650 Sebelum Masehi.


Bila perkiraan ini benar, itu berarti bangunan tersebut lebih tua dari Piramida di Giza yang dibangun di masa Nabi Musa.

Mahasiswa program doktoral di Universitas Hebrew, Jerusalem, Ido Wachtel, memperkirakan usia bangunan itu dengan mengusukur usia pecahan-pecahan tembikar yang ditemukan saat eskavasi dilakukan.

Dia yakin bangunan itu untuk menandakan kepemilikan dan otoritas atas sumber daya alama di sekitarnya oleh masyarakat setempat atau populasi pastoral.

Bentuk bulan sabit memiliki arti simbolis yang penting, mengingat bulan sabit adalah simbol dari tuhan kuno bangsa-bangsa Mesopotamia yang disebut Fin.

Bangunan ini juga diduga memiliki hubungan dengan sebuah kota kuno, Bet Yerah atau Rumah Tuhan Bulan yang jaraknya hanya satu hari perjalanan dari bangunan tersebut.

Hari ini masyarakat setempat menyebut monumen itu dengan nama Arab, Rujum en-Nabi Shua’ayb. Terkadang juga disebut Jethro Cairn yang merujuk pada nabi Druze, Jethro, yang memiliki peran penting dalam kisah-kisah kuno masyarakat setempat. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya