Berita

net

Hukum

Kapolres Sorong Kota Dicopot karena Lindungi Perjudian

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2014 | 04:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kapolres Sorong Kota (Sorkot) AKBP Harry Goldenhartd akhirnya dicopot dari jabatannya oleh Kepala Polri dan selanjutnya dimutasikan ke Polda Papua.

Kapolres dicopot setelah bikin kesal Kapolda Papua lantaran mengizinkan praktik judi bola guling (bolgul) yang selama ini beroperasi di Kota Sorong.

Setelah terbitnya surat keputusan dari Kapolri Jenderal Sutarman, Kapolres Sorong Kota dijabat oleh AKBP Karimudin Ritonga, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Asmat, Papua. Demikian dikutip dari JPNN.


Rencananya, hari ini (Kamis,18/9) mutasi diresmikan dengan ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) di Mapolda Papua, Jayapura.

Kapolda Papua Irjen Yotje Mende membenarkan adanya surat keputusan dari Kapolri tentang mutasi tersebut. Dijelaskannya, mutasi perwira untuk jabatan merupakan kewenangan langsung dari Kapolri, tetapi ia selaku Kapolda juga memiliki hak untuk menyampaikan berbagai pertimbangan.

Kapolda mengatakan, salah satu pertimbangan yang disampaikan ke Kapolri yakni karena Kapolres beberapa kali tidak menjalankan perintah yang ditugaskan.

Kapolda berkelit, pencopotan Kapolres Sorong Kota itu tidak terkait judi bola guling yang digerebek Tim Khusus Polda Papua beberapa hari lalu. Namun tak bisa dibantah bahwa pencopotan jabatan dalam bentuk mutasi terjadi setelah penangkapan puluhan pelaku judi bola guling.

Tapi, bukan berarti AKBP Harry Goldenhartd yang tidak melaksanakan perintah Kapolda untuk menyelidiki judi bola guling di Sorong, akan bebas dari pemeriksaan internal.

Kapolda memastikan, Divisi Profesi dan Pengamanan akan meminta keterangan AKBP Harry setelah ia dicopot dari jabatannya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya