Berita

Politik

Teror Politik ARB Diyakini Akan Berakhir

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2014 | 02:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Eksponen Ormas Tri Karya Golkar (EO-TKG) berkeliling Indonesia untuk memobilisasi hati nurani kader Golkar di daerah-daerah agar tetap teguh memegang konstitusi.

Demikian disampaikan Koordinator Eksponen Ormas Tri Karya Golkar, Zainal Bintang, dalam pesan elektronik kepada wartawan dari Batam, Rabu malam (17/9).

Menurut politisi senior Golkar ini, kubu Aburizal Bakrie (ARB) yang masih menguasai DPP Golkar saat ini tidak mengedepankan dasar hukum karena tetap berpegang pada Rekomendasi Munas VIII di Riau tahun 2009 dan bersikukuh Munas harus digelar tahun 2015.


Namun diakuinya EO-TKG tidak melakukan kontak dengan pengurus formal Golkar di daerah.

"Untuk saat ini percuma. Semua pengurus daerah takut dengan ancaman pemecatan oleh DPP Golkar," ungkap Bintang.

Teror politik ARB, menurut Bintang, telah membunuh demokrasi dan hak bersuara pengurus Golkar. Terutama, mereka yang menunggu pelantikan sebagai legislator mulai dari tingkat kabupaten-kota, provinsi dan pusat.

"Mereka semua pilih cari selamat sampai selesai pelantikan yang rampung 1 Oktober (penatikan DPR RI)", jelas Bintang.

Ia juga masih yakin sesudah 1 Oktober maka kedudukan ARB dari kursi Ketum akan lebih digoyang lagi.

Dia menambahkan, safari sosialisasi konstitusi dijadikan forum komunikasi dengan pengurus Golkar secara informal.

"Hasil tatap muka secara tertutup dengan pengurus daerah yang dibungkus dengan judul Diskusi Publik sukses membangun kesepahaman dan kesatuan pandang untuk melaksanakan Munas IX Golkar Oktober 2014," terang Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR ini. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya