Berita

presiden sby/net

Sikap SBY yang Dukung Pilkada Langsung Ubah Peta Politik di DPR

SENIN, 15 SEPTEMBER 2014 | 11:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Sikap Presiden SBY, yang akhirnya memilih sikap mendukung Pilkada langsung, akan mengubah posisi peta DPR. Dan pada tingkat tertentu peta Koalisi Merah Putih.

"Harapannya sikap SBY ini menjadi sikap politik Demokrat terkait dengan pilkada langsung. Sebab pada saat yangg bersamaan, sikap pemerintah juga sudah menyatakan stuju dengan pilkada langsung. Tentu saja amat sangat mengherankan jika ada dua sikap yangg berbeda dari SBY," kata pengamat politik Ray Rangkuti dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 15/9).

Dalam hal ini, ungkap Ray, sikap SBY tidak bisa dipisahkan antara dirinya sebagai presiden dan sebagai Ketua Umum Demokrat. Jika terjadi sikap berbeda artinya SBY melawan dirinya sendiri. Dengan begitu, makna posisi tepat bagi Demokrat sebagaimana diungkap SBY adalah mendukung dilaksanakannya pilkada langsung.


"Jika Demokrat setuju dengan pilkada langsung, jelas peta DPR berubah. Pendukung pilkada langsung akan memenangkan voting," ungkap Ray.

Ray menghitung, jumlah suara PDIP, PKB, Hanura dan Demokrat mencapai 287. Jumlah ini mengalahkan suara partai pendukung pilkada via DPRD yangg terdiri dari Golkar, PKS, PAN, PPP dan Gerindra yangg hanya menghimpun 273 suara.

"Selisihnya mencapai 14 suara. Dengan catatan tidak ada suara yangg membelot," demikian Ray. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya