Berita

foto/net

Mahasiswi Singapura Kelola www.beranilawanmafia.com

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2014 | 21:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Posisi Menteri ESDM menjadi pos penting yang mendapat perhatian khusus dari Jokowi dan masyarakat. Salah satu diantaranya adalah Putri Pertiwi, mahasiswi Indonesia di Singapura. Putri bersama rekan-rekannya dari berbagai universitas di Singapura meluncurkan situs www.beranimelawanmafia.com pada siang tadi.

Putri mengungkapkan bahwa alasannya meluncurkan situs tersebut adalah karena kegelisahannya melihat kondisi bangsa Indonesia yang tidak juga makmur meskipun sumber daya alam melimpah.

"Indonesia itu lebih kaya dan lebih makmur seharusnya dari Singapura, karena sumberdaya alam kita sangat melimpah. Sementara di sini, dengan lahan yang terbatas dan sumber daya alam yang terbatas, Singapura mampu menjadi negeri makmur. Bahkan harga BBM di Indonesia mengikuti harga BBM internasional. Kami melihat ada yang salah dan itu ada pada pengelolaan SDA kita," tuturnya dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (14/9).


Menurut Putri, keinginan kuat calon presiden terpilih Joko Widodo untuk membuat perubahan bagi rakyat Indonesia dengan cara membenahi pengelolaan sumber daya alam harus didukung.

"Karenanya, pemberantasan mafia migas yang dicanangkan Jokowi harus didukung pemilihan figur tepat untuk posisi Menteri ESDM," tambahnya.

Putri jelaskan bahwa pemilihan nama berdasarkan riset mereka atas pemberitaan media massa dan berbagai polling yang beredar mengenai kabinet Jokowi-JK.

"Untuk saat ini fokus kami di satu kementerian saja, dan terkait langsung program utama Jokowi untuk memberantas mafia migas. Untuk mafia hutan, mafia lingkungan hidup, mafia hukum dan lainnya kami sedang persiapkan untuk diangkat juga," pungkasnya.

Dalam situs itu disebutkan bahwa inisiatif membuat website semata untuk menyelamatkan empat miliar barel minyak dari tangan para mafia. Tertulis juga bahwa mafia yang paling berbahaya bukanlah mafia penyelundupan tapi mafia yang terlibat dalam pembuatan regulasi terkait sumber daya energi dan mineral.

Sementara itu, pengamat politik, Jeirry Sumampow, menilai bahwa apa yang dilakukan Putri patut diapresiasi. Menurutnya, sangat jarang mahasiswa Indonesia yang tinggal di luar negeri memperhatikan secara detail kondisi bangsanya sendiri.

"Ini patut diapresiasi. Apa yang dilakukan Putri dan kawan-kawan saya rasa bentuk kepedulian seorang anak bangsa yang mampu mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri terhadap kondisi bangsanya," ujarnya singkat. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya