Berita

tembak/net

Dunia

Ayah Malala: Penangkapan Penembak Awal Penegakan Hukum Pakistan

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2014 | 03:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Militer Pakistan berhasil menangkap sepuluh militan bersenjata yang terlibat dalam upaya pembunuhan terhadap remaja putri pegiat pendidikan kaum perempuan, Malala Yousafaizai di dekat wilayah lembah Swat pada tahun 2012 lalu.

Penangkapan ini, menurut ayah Malala, Ziauddin Yousafaizai menjadi pertanda kemajuan dalam penegakan hukum di Pakistan.

"Awal harapan nyata bagi Pakistan," kata dia, sebagaimana dikutip Voanews (Minggu, 14/9).


Pihak berwenang mengatakan mereka berusaha membunuh Malala atas perintah Taliban Pakistan. Mereka merupakan anggota kelompok yang menaungi organisasi militan di wilayah-wilayah kesukuan Pakistan dan telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Diketahui, Malala ditembak di bagian kepala oleh kelompok Taliban itu dalam perjalanan ke rumah dari sekolahnya. Pasca penambakan, kelompok tersebut juga membakar bus sekolah yang membawa rekan-rekannya.

Malala yang tertembak di bagian kepala segera dilarikan ke Inggris untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut setelah mendapatkan perawatan awal di Pakistan. Nyawa Malala pun berhasil diselamatkan dan kondisinya kembali pulih. Hingga kini dia tinggal di sana bersama keluarganya, menghindari ancaman keselamatan di Pakistan. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya