Berita

herdi sahrasad/net

Politik

Para Pendukung Pilkada Langsung Harus Pelajari Lagi Pemikiran Pendiri Bangsa

SABTU, 13 SEPTEMBER 2014 | 11:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Para pendiri bangsa sejatinya sudah menetapkan sistem demokrasi Indonesia adalah demokrasi permusyawaratan perwakilan. Demokrasi Pancasila mengutamakan kebijaksanaan dalam bermusyawarah untuk menetapkan mufakat.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad, saat menyampaikan pandangan dari sudut pandang epistemologi terkait polemik klausul dalam RUU Pilkada yang mengembalikan Pemilihan Kepala Daerah kepada DPRD.

Dia mengajak kembali para penyusun UU dan publik untuk membaca kembali semangat para pendiri bangsa dan penyusun konstitusi awal. Misalnya, karya tulis Soekarno dalam buku Di Bawah Bendera Revolusi yang menyebut pentingnya demorasi perwakilan karena sifat masyarakat yang sangat beragam di Tanah Air.


Dalam Pancasila 1 Juni 1945 juga Bung Karno menggagas pentingnya musyawarah mufakat. Soekarno sebagai penggali Pancasila bersama para pendiri negara yang menjadikan Pancasila sebagai dasar negara dan menyusun serta menetapkan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, menekankan pentingnya wisdom setiap warga negara dalam bermusyawarah untuk menetapkan mufakat.

Dia khusus mengingatkan PDI Perjuangan yang pro terhadap Pilkada langsung memikirkan kembali jati dirinya sebagai pengikut ideologi Bung Karno.

"Apakah tak dipikirkan secara mendasar, pemikiran Bung Karno itu ditabrakkan dengan demokrasi langsung?" terangnya dalam diskusi "Pilkada buat Siapa" di Cikini, Jakarta, Sabtu (13/9).

Dia meminta para pendukung Pilkada langsung memikirkan lagi aspek budaya, keterbatasan demokrasi, dan jangan terus menerus membandingkan dengan demokrasi barat. Padahal hampir semua negara maju di Barat seperti Amerika Serikat, Inggris dan Jerman, semua memakai sistem perwakilan. Di lingkup negara-negara Asia, Korea Selatan bisa jadi perbandingan pula.  Korea Selatan yang merdeka belakangan dari Indonesia, namun memiliki pendapatan 4-5 kali lipat lebih besar dan lebih maju secara industri, mereka hanya melakukan pemilihan langsung untuk presiden dan DPR tyang

"Mereka yang lebih kaya dan secara sosial budaya kuat, tidak mau lagi hiruk pikuk pilkada langsung yang tak efisien dan efektif," terangnya.

"Jadi kalau Anda katakan pemilihan lewat perwakilan itu adalah kemunduran, kalau begitu Amerika Serikat, Inggris, Korea Selatan, itu negara-negara yang mundur?" ucapnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya