Berita

tim transisi jokowi-jk/net

Politik

Dua Nama Dianggap Sudah Menodai Cita-cita Revolusi Mental Jokowi

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 21:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode 2014-2019 dituntut menepati janji mereka dalam tiap kampanye yaitu menciptakan revolusi mental dan pemerintahan bersih.

Menurut Direktur Indonesia Monitoring Center (IMC), AH Wakil Kamal, Jokowi-JK dapat merealisasikannya dimulai dengan tidak adanya orang-orang kotor dan para mafia, termasuk yang tersangkut masalah hukum dalam kabinet atau struktur pemerintahan atau non kementerian Jokowi-JK.

Dia sayangkan, di dalam rumah tim transisi Jokowi-JK yang merumuskan berbagai kebijakan terkait dengan keberlangsungan pemerintahannya maupun menyusun poryeksi kabinet, terdapa dua nama kakak beradik Rini Soemarno dan Ari Soemarno. Rini Soemarno adalah kepala staf rumah transisi sedangkan Ari Soemarno adalah Ketua Pokja Energi.


IMC mengenal keduanya sebagai orang yang tidak bersih dan pernah terlibat masalah hukum. IMC mencurigai Jokowi-JK bersiap memasukan pemain lama mafia minyak dan gas di jajaran kabinetnya.

Disebutnya, Ari Soemarno merupakan mantan Dirut Pertamina yang berpotensi menghasilkan kebijakan sumir di sektor migas dan bisa menyerang balik komitmen dari Jokowi-JK. Dia menuding, sebelum jadi Dirut Pertamina Ari Soemarno pernah diduga terlibat korupsi di sektor perikanan senilai Rp 1,7 triliun. Sedangkan Rini Soemarno sebagai mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan yang mempunyai track record pernah terlibat masalah hukum, pemain lama dalam mafia migas dan pernah memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI.

Belum lagi, lanjut Wakil Kamal, Rini Soemarno pernah diperiksa Panja DPR saat menjabat Menteri karena diduga melakukan pelanggaran prinsip UU Pertahanan Negara dalam proses imbal dagang pesawat tempur Sukhoi, Helikopter dan peralatan militer dari Rusia yang diduga merugikan negara.

"Dengan beberapa fakta ini kami menyayangkan jika pemerintahan Jokowi-JK dalam menciptakan revolusi mental untuk pemerintahan yang bersih melibatkan keduanya," ujarnya, dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Maka IMC meminta kepada Jokowi untuk lebih jeli melihat rekam jejak dalam menentukan orang-orang yang akan duduk di dalam kabinetnya. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya