Berita

tjahjo kumolo/net

Politik

Tjahjo: Kabinet Jokowi Akan Bekerja 24 Jam

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 19:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan berisi figur bersih dan profesional di bidang tugasnya. Kabinet juga berorientasi kerja 24 jam yang siap mendengar dan memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat.

"Semangat pemerintahan Jokowi-JK akan memastikan aspirasi rakyat didengar. Karena itu kabinetnya harus paham dan mampu beradaptasi," tegas Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, lewat pernyataan pers tertulis, Jumat (12/9).

Tjahjo menilai arah arsitektur kabinet Joko Widodo akan mengerucut pada jumlah menteri yang tidak jauh berbeda dengan saat ini.


"Intinya mewujudkan sistem pemerintahan presidensil yang efektif dan efisien dalam pengambilan keputusan," ujar mantan ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK itu.

Menurut dia, untuk mewujudkan pemerintahan yang bekerja dan efektif maka kunci efektivitas kementerian juga terletak pada postur di setiap kementerian. Hal ini penting mengingat amanat konstitusi sendiri sangat jelas mengatakan bahwa menteri merupakan pemerintahan dalam pengertian sehari-hari.

"Juga bagaimana memastikan agar postur di setiap kementerian betul-betul menjamin terlaksananya fungsi dasar negara dan menghindarkan adanya duplikasi fungsi. Sebagai contoh, fungsi penelitian, pemberantasan kemiskinan banyak terdistribusi ke banyak kementerian. Akibatnya menjadi tidak fokus," terang Tjaho. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya