Berita

ilustrasi/net

Loh, Kok Polisi Sendiri Ikut Bikin Macet Jalanan Jakarta?

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 13:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setiap kegiatan yang dilaksanakan lembaga atau instansi pemerintah maupun swasta serta organisasi masyarakat dan organisasi politik tidak boleh mengganggu keamanan, keselamatan. ketertiban, kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, dalam rilisnya, Jumat (12/9).
 
Dia mengkritik aktivitas yang dilakukan sejumlah instansi negara yang menimbulkan kemacetan. Misalnya, kegiatan pisah sambut Kapolda Metro Jaya dari Irjen Dwi Priyatno kepada Irjen Unggung Cahyono pada Jumat lalu (5/9). Untuk menggelar acara tersebut, Polda Metro Jaya menutup pintu masuk dari pagi  hingga sore, sehingga pelayanan masyarakat di Samsat Polda Metro Jaya terganggu. Bukan hanya itu, anggota Polisi dan masyarakat yang akan berurusan ke kantor Polda Metro Jaya terpaksa memarkir kendaraan di ruas jalan Gatot Subroto hingga kawasan SCBD Sudirman. Akibatnya kemacetan di wilayah Sudirman dan Gatot Subroto bertambah parah.


Ironisnya, Edison melanjutkan, pihak Polda Metro Jaya tidak menunjukan kepedulian terhadap  gangguan lalu lintas akibat kegiatan yang dilakukan. Sebab, beberapa hari kemudian Polda kembali menggelar kegiatan bazar selama dua hari Selasa (9/9)-Rabu (10/9) dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari. Pelaksanaan bazar digelar di halaman gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus hingga gedung utama. Demi kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya menutup pintu masuk untuk kendaraan. Akibatnya, macet disekitar  Gatot Subroto dan Sudirman serta kawasan SCBD tak dapat dihindari.

ITW mengingatkan instansi negara, apalagi Polri, mempertimbangkan kepentingan masyarakat khususnya untuk mewujudkan kelancaran lalu lintas sebelum melakukan kegiatan. Apalagi kegiatan yang dilakukan itu tidak terkait langsung dengan tugas dan tanggungjawabnya dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat.
 
Menurut Edison, ketidakpedulian terhadap kepentingan umum seperti kelancaran lalu lintas juga terjadi di sejumlah wilayah yang diisi kantor-kantor pemerintah. Seperti yang terjadi setiap hari di sepanjang jalan Merdeka Barat kawasan Monas. Setiap menjelang pukul 15.00 puluhan bus karyawan Dephub, Menko Polhukam sudah diparkir di ruas jalan tersebut. Akibatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi macet.
 
"Petugas Dishub harus berani menindak tegas kendaraan yang parkir sembarangan, walaupun itu milik petinggi. Jangan takut," seru Edison  [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya