Berita

Olahraga

PD Pasar Jaya: Rekomendasi Ombudsman Hanya Bikin Resah Pedagang Lindeteves

RABU, 10 SEPTEMBER 2014 | 19:12 WIB | LAPORAN:

Pedagang Pasar Hayam Wuruk Indah (HWI) Lindeteves atas rekomendasi Ombudsman yang telah diubah menjadi Instruksi Gubernur (Igub) kepada PD Pasar Jaya. Ombudsman minta agar PD Pasar Jaya melaksanakan Igub tersebut.

Hal ini dikatakan Ketua Koperasi HWI Lindeteves, Chandra dalam konferensi pers di bilangan Jakarta Pusat, Rabu (10/9).

"Rekomendasi dilaksanakan akan menimbulkan persoalan baru di mana pihak ketiga juga akan menggugat PD Pasar Jaya. Ini meresahkan pedagang karena ini sudah selesai. Di mana terjadi perubahan harga lagi dan harganya pastinya menjadi lebih mahal lagi," ujar Chandra.


Ia justru heran atas permintaan Ombudsman mengenai perubahan harga. Sebab, selama ini pihak PD Pasar Jaya telah menerapkan harga murah dan sesuai dengan aturan.

"Bayangkan, harga kios di lantai dasar milik kita dijual Rp 50 juta. Sedangkan toko sebelah yang milik swasta dijual Rp 400 juta. Apanya yang mahal?," tanyanya.

Selain itu, menurut dia, seluruh pedagang yang memiliki kios di Lindevetes telah membayar lunas kios milik mereka. Ia menilai permintaan ombudsman bersifat politis.

"Kita nggak ngerti kenapa mundur lagi. Kita revitalisasi sejak 2010 dan selesai 2012," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Dirut PD Pasar Jaya Djangga Lubis mengatakan, permintaan Ombudsman itu jika dilaksanakan hanya akan menimbulkan keresahan di kalangan pedagang. Selain itu juga akan memicu persoalan baru dengan pihak ketiga yang menjadi rekanan BUMD DKI ini.

"Ini meresahkan pedagang karena ini sudah selesai," ujar Djangga.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya