Berita

tb hasanuddin/net

Politik

TB Hasanuddin: Jangan Ada Kesan Tim Transisi Tidak Terkendali

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 18:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim Transisi Jokowi-JK sebaiknya mengikuti saja apa yang sudah disepakati oleh Joko Widodo dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait koordinasi antara tim transisi dengan pemerintahan yang masih berlaku saat ini.

Hal itu disampaikan petinggi PDI Perjuangan, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, saat diwawancara Rakyat Merdeka Online (Senin, 8/9), menanggapi teguran Presiden SBY dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam tentang adanya anggota Tim Transisi yang "terlalu gesit". Tanpa izin dan koordinasi, mereka berusaha bertemu dengan sejumlah menteri dan Dirut BUMN.

"Setahu saya, itu harus lewat koordinasi ketat. Tapi banyak juga yang berlaku seolah tim transisi. Lalu mencari data ke sana ke mari," kata TB Hasanuddin yang pada Pilpres lalu menjabat Anggota Tim Pemenangan Khusus Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.


Mantan Sekretaris Militer Presiden ini menyarankan anggota tim transisi mematuhi hasil pembicaraan Jokowi-SBY yang intinya mengizinkan koordinasi namun harus melalui arahan para menteri koordinator.

"Ini supaya berjalan baik, supaya tidak ada kesan tim transisi tidak terkendali. Jangan ada kesan niat baik ini seolah ngebet, nafsu, terlalu bersemangat berkuasa. Saya kasihan sama Pak Jokowi dan Pak JK yang disalahkan," ujar TB Hasanuddin.

Mengenai siapa anggota Tim Transisi yang bersikap tanpa koordinasi itu, TB Hasanuddin mengaku tak mau menuding. Namun, ia sendiri mendengar langsung keluhan dari kalangan Istana Presiden tentang anggota Tim Transisi yang nyelonong masuk ke Dirjen-Dirjen Kementerian.

Presiden SBY menegur Tim Transisi pemerintahan Joko Widodo-JK karena masuk ke tiap kementerian tanpa ada koordinasi. Konsep transisi, menurut SBY, tidak berarti membuat ada dua pemerintahan yang berlaku di masa peralihan kepemimpinan. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya