Berita

joko widodo/net

Politik

Diyakini, Jokowi Sudah Tahu Siapa Saja Eyang sampai Cucu Mafia

SABTU, 06 SEPTEMBER 2014 | 13:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Joko Widodo punya komitmen tinggi soal kinerja. Diyakini, kabinet yang akan dibentuk untuk 2014-2019 adalah kabinet kerja.

"Jokowi punya komitmen tinggi soal kinerja. Kabinet bekerja adalah menteri-menteri pekerja, terlepas dari siapa nanti menterinya. Saya yakin Pak Jokowi telinganya dibuka lebar," kata anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi DPR RI, Dewi Aryani, dalam diskusi "Korupsi di Pusaran Migas" di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/9).

Terkait bidang energi dan sumber daya mineral yang digelutinya di DPR lima tahun belakangan ini, Dewi yakin Jokowi sudah tahu siapa-saja yang mesti dicoret dari daftar calon menteri ESDM.


"Beliau tahu siapa mafia zaman dulu, eyang mafia, siapa cucu mafia, siapa anak mafia yang sekarang baru mau jadi mafia. Dia sekarang memposisikan diri sebagai pendengar yang sangat baik," kata dia.

Dikatakan Dewi, Jokowi mesti memilih menteri ESDM yang punya ilmu sekaligus wajib punya pengalaman, dan tahu apapun yang terjadi di sektor energi.

"Menteri itu mesti punya pemahaman dan implementasikan keseharian tentang kostitusi, tahu siapa saja pelaku di ESDM, dan harus berani karena banyak mafia. Eyang mafia, mafia masa kini, cucu mafia, bisa melahirkan mafia baru," ujarnya.

Di mata doktor kebijakan energi ini, Jokowi punya sifat sederhana, tegas dan rasional yang disukai rakyat. Karena itu ada keyakinan Jokowi bakal memilih menteri yang bersifat serupa dengannya. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya