Berita

anies baswedan/net

Politik

Anies Baswedan: Nama Saya Dicatut, Tanda Tangan Saya Dipalsukan

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2014 | 12:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla mengendus ada pihak yang berusaha mengambil keuntungan sendiri dari kemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014.

Bahkan, tindakan tercela itu disertai cara mencatut nama dan melakukan pemalsuan tanda tangan Anies Baswedan, salah satu deputi tim transisi Jokowi-JK.

"Beredar penawaran partisipasi untuk menayangkan iklan ucapan selamat pada pasangan tersebut karena telah menjadi presiden dan wapres terpilih oleh sebuah oknum dengan mencatut nama dan melakukan pemalsuan tanda tangan saya," demikian Anies Baswedan dalam pernyataan resminya ke media, Kamis (4/9).


Mengetahui manipulasi fakta serta pemalsuan fakta dan tandatangannya, Anies mengecam keras tindakan tersebut.

"Penawaran itu sama sekali tidak benar. Kami tidak pernah meminta ataupun menawarkan dalam bentuk apapun partisipasi iklan. Kami saat ini berkonsentrasi dan berikhtiar untuk terus mendorong kemajuan pemerintahan dan demokrasi dalam proses transisi ini," terangnya.

Dia sangat menyesalkan ada pihak-pihak yang memancing di air keruh. Apalagi, menurut dia, pencatutan nama dan pemalsuan tanda tangan jelas melanggar hukum. Ia menegaskan, pihak yang menyalahgunakan nama tim transisi Jokowi-JK akan berhadapan dengan hukum.

Anies sendiri merupakan deputi tim transisi Jokowi yang sedang menyiapkan beragam isu dan strategi terkait permasalahan kesejahteraan masyarakat. Ia dan tim berharap agar dalam masa transisi pemerintahan ini terjadi saling sinergi antar pihak-pihak terkait untuk kemajuan pemerintahan ke depan. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya