Berita

militer/net

Dunia

Uni Eropa Bingung Pikirkan Sanksi ke Rusia

MINGGU, 31 AGUSTUS 2014 | 21:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kegiatan militer Rusia di Ukraina Timur telah membuat gerah Uni Eropa (EU). Badan inipun bersepakat untuk memberikan sanksi baru kepada Rusia jika tak kunjung menghentikan aksinya.

Namun begitu, terdapat perbedaan pendapat diantara ke-28 negara anggota EU mengenai sanksi apa yang harus diberikan kepada Rusia. Pasalnya, sebagian besar negara EU menggantungkan diri pada perdagangan dan gas alam Rusia.

"Sanksi-sanksi baru terhadap Rusia membutuhkan kesepakatan di antara pemimpin Uni Eropa dan banyak diantara mereka enggan mengambil langkah kuat karena khawatir ada efek pada ekonomi mereka," tulis sebuah pernyataan pejabat EU yang kepada Voanews (Minggu, 31/8) tidak disebutkan namanya.


Untuk itu, para pemimpin Uni Eropa yang berkumpul hari ini di Brussels, Belgia meminta kepada Komisi Eropa untuk mempersiapkan sebuah daftar tindakan terhadap Rusia seandainya Moskow tidak mengubah kebijakannya terhadap Ukraina. Daftar ini nantinya akan menjadi rujukan Uni Eropa, apakah kemudian akan disepakati atau tidak.[ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya