Berita

Pertahanan

Tingkatkan Kerjasama, TNI dan AB Thailand Gelar Thainesia HLC ke-8

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014 | 18:29 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan perlunya mengantisipasi situasi keamanan regional maupun global yang ada dewasa ini.

Berbagai tantangan dan ancaman bersifat tradisional maupun non-tradisional yang perlu diwaspadai antara lain kejahatan lintas negara, aksi teror, penguasaan wilayah oleh kekuatan besar, perubahan iklim dan pemanasan global, penyelundupan manusia dan senjata, penyakit menular serta merebaknya uji coba senjata pemusnah massal yang sangat membahayakan kehidupan manusia dan alam sekitarnya.

Jenderal Moeldoko menyampaikan hal itu saat sidang ke-8 antara TNI dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand atau Thailand-Indonesia High Level Committee (THAINESIA HLC) tahun 2014, di Hotel Sheraton, Bandung, Jawa Barat (Kamis, 28/8). Sidang ini merupakan forum pertemuan tahunan secara reciprocal antara Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko dengan counterpart-nya Chief of Defence Forces of the Royal Thai Armed Forces (CDF RTARF) General Tanasak Patimapragorn untuk membahas, mengevaluasi, merekomendasikan dan melaksanakan kerja sama militer kedua negara.
 

 
Agenda yang dibahas dalam Sidang ke-8 THAINESIA HLC meliputi kegiatan kerja sama bidang intelijen (Joint Intelligence Sub-Committee/JISC), kegiatan kerja sama bidang operasi dan latihan terkoordinasi (Joint Coordinated Operations and Exercises Sub-Committee/JCOESC) serta bidang pendidikan dan pelatihan (Joint Education and Training Sub-Committee/JETSC).

Dikatakan lebih lanjut oleh Moeldoko, Indonesia dan Thailand perlu bekerja sama secara sinergi dalam suatu kerangka kerja sama yang saling menguntungkan dalam berbagai bentuk interaksi kegiatan.

"Melalui kerja sama kemitraan yang komprehensif, diharapkan hasil yang dicapai kedua pihak akan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kedua angkatan bersenjata, keamanan perbatasan yang semakin kondusif dan wilayah kawasan di sekitarnya, serta hubungan baik kedua negara yang semakin kokoh," paparnya.
 
Lebih lanjut menurut dia, sidang THAINESIA HLC tahun 2014 merupakan momen penting bagi hubungan dan kerja sama antara angkatan bersenjata kedua negara, karena bertepatan dengan dilaksanakan sidang tahunan antara Panglima TNI dan Pangab Thailand. Sidang digelar dalam rangka membahas dan mengevaluasi serta merencanakan kerja sama militer kedua negara yang akan datang.

"Sidang ke-8 THAINESIA HLC tahun ini mengandung nilai yang sangat penting dan strategis bagi kedua negara, karena hasil-hasil kesepakatan dalam sidang ini, akan menjadi pedoman dan payung hukum bagi kegiatan-kegiatan selanjutnya dalam mempertimbangkan lingkup bidang kerja sama dan berbagai inisiatif dalam peningkatan kerja sama militer kedua negara. Disamping itu kedepan juga akan memasukan agenda pembicaraan  tentang kerja sama di bidang logistik, penerangan dan kesehatan militer," paparnya.
 
Setelah melaksanakan sidang, rombongan delegasi AB Thailand berkesempatan mengunjungi PT. Pindad dengan peninjauan fasilitas produksi dan mencoba senjata ringan. Beberapa pejabat tinggi TNI yang turut mendampingi Panglima TNI diantaranya, Wakasad, para Asisten Panglima TNI, Koorsahli Kasau, Asops Kasal, Kapuskersin TNI dan Wakapuspen TNI Laksma TNI F.X. Agus Susilo. 

Sedangkan dari AB Thailand antara lain adalah Deputy Chief of Joint Staff RTARF ADM Itticom Bhamarasuta, Chief of Staff RTA LT GEN Kampanat Ruddit, Chief of Staff RTN VADM Pongthep Nhuthep  dan Chief of Staff RTAF AM Chuchart Boonchai.[dem]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya